rilis-bumn

Pertamina Hulu Rokan Dukung Konservasi Gajah Sumatera di Riau, Wujud Nyata Komitmen Jaga Keanekaragaman Hayati

Jumat, 17 Oktober 2025 | 16:00 WIB
Gajah-gajah di Pusat Latihan Gajah (LPG) Minas, Riau, yang pengelolaannya turut dilakukan langsung oleh PHR. (Dok. PHR)

Kabar BUMN - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan dengan ikut menjaga ekosistem gajah liar.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan dalam pengelolaan dan pengembangan Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, yang berlokasi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pertamina untuk melindungi keanekaragaman hayati (biodiversity) di Indonesia.

Baca Juga: Komitmen Bank Mandiri dalam Menangani Stunting Raih Apresiasi BKKBN

Manager Community Involvement & Development PT Pertamina Hulu Rokan, Iwan Ridwan Faizal, menjelaskan bahwa sejak 2023 PHR telah bersinergi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau dalam pengembangan PLG Minas.

Keterlibatan ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap status Gajah Sumatera, salah satu satwa endemik Indonesia yang kini masuk kategori endangered atau terancam punah akibat perburuan, kehilangan habitat, dan alih fungsi lahan.

“PHR yang beroperasi di sekitar wilayah Riau ikut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan, konservasi keanekaragaman hayati serta peningkatan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan lingkungan.

Baca Juga: Kini ke Lampung dari Wonosobo Bisa Langsung, DAMRI Tawarkan Fasilitas Lengkap dan Tarif Promo!

"Hal ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam menjaga biodiversity atau keanekaragaman hayati,” jelas Iwan dalam kegiatan Kunjungan Media di PLG Minas, Kamis (16/10/2025).

Gajah memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, terutama sebagai penyebar benih tanaman hutan.

Oleh karena itu, upaya menjaga kelestarian gajah berarti juga menjaga keberlanjutan hutan di Indonesia.

Baca Juga: Didukung Penggunan AI, PHR Berhasil Menahan Laju Penurunan Produksi Rokan

Di PLG Minas, dua ekor gajah, Vera (betina) dan Pato (jantan), tampak luwes mengikuti instruksi para pelatih atau mahoot.

Keduanya merupakan bagian dari 14 ekor gajah yang kini dirawat di PLG Minas—terdiri atas 10 jantan dan 4 betina—yang sebelumnya diselamatkan oleh BKSDA Riau dari konflik dengan manusia di alam liar.

Halaman:

Tags

Terkini