rilis-bumn

Bio Farma dan Hermina Hospitals Perkuat Layanan Diagnostik Kanker Berbasis Radiofarmaka

Senin, 20 Oktober 2025 | 07:46 WIB
Direktur Sales Bio Farma, dr. Kamelia Faisal (kelima dari kiri)dan Dr. Yulisar Khiat (keempat dari kanan) pada sesi penandatanganan Nota Kesepahaman.

FloDeg diproduksi di fasilitas Cyclotron milik Bio Farma di Kawasan Industri Cikarang, Jawa Barat.

Baca Juga: Di APOGCE 2025 Pertamina NRE Paparkan Cara Mempercepat Komersialisasi Energi Bersih

Fasilitas yang pertama di Indonesia ini telah memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM serta protokol keselamatan radiasi dari BAPETEN.

Direktur Utama PT Medika Loka Manajemen, Dr. YulisarKhiat, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama inisebagai langkah nyata peningkatan kualitas layanan onkologi.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya di bidang onkologi.

Baca Juga: Situs Megalitikum Paling Tua dan Terkenal di Dunia

"Dengan dukungan Bio Farma melalui penyediaan produk radiofarmaka FDG, Hermina Hospitals dapat memberikan diagnosis yang lebih cepat dan akurat, sehingga pasien memperoleh penanganan yang lebih tepat sasaran,” ujarYulisar.

Sinergi antara Hermina Hospitals dan Bio Farma ini menjadi contoh konkret kolaborasi antara sektor swasta dan BUMN dalam memperkuat layanan kesehatan nasional.

Dengan keunggulan Bio Farma dalam inovasi dan produks iradiofarmaka, serta pengalaman Hermina dalam layanan medis berbasis teknologi, kerja sama ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan diagnostik kanker berstandar internasional di berbagai daerah Indonesia.

Baca Juga: Merdeka dari Kegelapan, Warga Musi Banyuasin Akhirnya Nikmati Listrik dari Program BPBL Pemerintah dan PLN

Langkah ini sejalan dengan mandat Bio Farma sebagai BUMN strategis sektor kesehatan untuk mendukung visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan sistem kesehatan nasional yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. 

Melalui inisiatif, Bio Farma mempertegas perannya dalam menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam mewujudkan kemandirian teknologi kesehatan dan ketahanan kesehatan nasional.***

Halaman:

Tags

Terkini