Komponen tersebut mencakup struktur bangunan, baja ringan, kitchen set, dan food tray yang kini tengah diproses untuk sertifikat SNI dan halal.
Dengan sistem knockdown, pembuatan dapur modular (SPPG) hanya memerlukan waktu sekitar 40 hari dan sudah mencapai produksi 200–400 unit. Inovasi ini menarik minat sejumlah kepala daerah untuk melihat langsung di Cilegon.
Selain itu, kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga dilakukan. Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan telah memberi mandat kepada Krakatau Steel untuk memasok pelat baja bagi pembangunan 20.000 kapal nelayan.
Inisiatif ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Tidak hanya itu, Krakatau Steel dan grupnya juga siap mendukung pembangunan Giant Sea Wall serta penyediaan bahan baku baja untuk kebutuhan alutsista dalam negeri. ***