Keempat, AI Hub, tempat pembuktian nilai (proof of concept), di mana lebih dari 50 konsep telah dikembangkan untuk menjawab tantangan nyata di dunia industri.
Baca Juga: “Curse of The Mermaid”, Sensasi Halloween Bawah Laut di Samudra Ancol
Kolaborasi antara Telkom dan UNP ini menjadi langkah nyata dalam menyiapkan ribuan talenta AI generasi baru menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam sesi kuliah umumnya, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menekankan pentingnya peran dunia industri dan akademisi dalam menyiapkan SDM unggul.
“Ketersediaan talent merupakan salah satu permasalahan besar dalam industri telekomunikasi.
Baca Juga: Mobil Sehat PT Timah Dongkrak Antusiasme Warga dan UMKM di Bazar Kelurahan Tanjung
"Industri bisa membantu universitas dalam mempersiapkan talenta-talenta terbaik.
"Lebih lanjut, Universitas merupakan leader dan sumber utama penghasil generasi muda yang siap untuk mengadopsi AI di masa yang akan mendatang.
"Sebagai salah satu inisiatif Telkom dalam bidang AI, AI CoE dapat menyatukan berbagai stakeholder, termasuk universitas untuk berkolaborasi, dalam ekosistem AI.
Baca Juga: Jangan Sampai Berantakan, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Merencanakan Tempat Bulan Madu
"Tanpa adanya kolaborasi tidak akan terbentuk kerja sama dan akselerasi inovasi AI,” ujar Dian.
Ia menambahkan, dengan hadirnya AI CoE, Telkom optimistis dapat mendorong kolaborasi, membawa ide-ide kampus ke dunia nyata, menciptakan inovasi berdampak, dan menyiapkan Indonesia menuju masa depan digital yang berdaulat.
“Sangat penting bagi talenta muda untuk memiliki Learning Agility.
Baca Juga: Pulau Peninsula Bergemuruh, 18 Ribu Orang Ramaikan The Nusa Dua Festival 2025
"Dengan Learning Agility generasi muda dapat belajar dengan cepat dan beradaptasi dengan berbagai perkembangan industri.