"TASPEN secara konsisten menempatkan mayoritas dana kelolaan pada instrumen berisiko rendah yang aman dan dijamin oleh negara. Portofolio investasi kami didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 59,77% dan diperkuat oleh Deposito sebesar 20,30%.
Baca Juga: Pertamina Lubricants Ajak Pemenang Enduro Skill Contest 2025 Rasakan Pengalaman MotoGP Malaysia
"Alokasi pada instrumen saham kami jaga pada porsi yang sangat terukur, yaitu hanya 3,64%. Strategi ini adalah fondasi kami untuk menjaga stabilitas dan memastikan TASPEN dapat senantiasa memenuhi kewajiban kepada seluruh peserta, seraya terus mengoptimalkan imbal hasil secara bertanggung jawab,” jelas Rony.
Melalui forum ini, TASPEN menegaskan dukungannya terhadap semangat Asta Cita Presiden dalam mewujudkan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai pengelola jaminan sosial aparatur negara, TASPEN berkomitmen memperkuat ekosistem pensiun nasional yang tangguh, adaptif, dan transparan melalui inovasi digital serta pelayanan yang berkeadilan bagi seluruh peserta di Indonesia.***