Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan bahwa kehadiran listrik menjadi dasar penting bagi pemerataan pembangunan, penggerak ekonomi, dan peningkatan mutu pendidikan.
Baca Juga: KAI Services Melalui Resparking Resmi Kelola Area Parkir RS Rayhan Subang
“Seperti pepatah Jawa mengatakan saka pepadhang bakal tuwuh pangarep-arep, dari cahaya akan tumbuh harapan."
"Melalui program ini, PLN berkomitmen memastikan setiap rumah tangga di seluruh tanah air bisa menikmati manfaat listrik. Ketika listrik hadir, kehidupan akan menjadi lebih mudah, anak-anak bisa belajar dengan terang, dan usaha kecil bisa berkembang,” jelasnya.
Arsyadany menambahkan, meski jaringan listrik telah menjangkau hingga depan rumah, banyak masyarakat yang belum mampu melakukan penyambungan mandiri.
Baca Juga: Datang dan Saksikan Ritual Panen Raya di Stasiun Jambu, Tradisi yang Menyatu dengan Alam!
Karena itu, melalui program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”, PLN berupaya menjembatani kesenjangan tersebut dengan memberikan akses listrik bagi keluarga prasejahtera.
Inisiatif ini menyasar lebih dari 8.000 rumah tangga di seluruh Indonesia.
“Semoga dengan nyalanya listrik di rumah-rumah mereka, kehidupan menjadi lebih mudah dan masa depan keluarga makin terang,” tuturnya.
Baca Juga: Innovillage 2025 Dorong Mahasiswa Berkarya Digital, Hadirkan Inovasi Berdampak Sosial
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, turut menegaskan komitmen PLN untuk menyediakan energi bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
“Melalui program bertajuk ‘Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan’, kami ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang hidup tanpa akses listrik. Setiap rumah yang tersambung berarti membuka peluang baru bagi kehidupan yang lebih sejahtera,” pungkasnya. ***