rilis-bumn

PTPN IV PalmCo Tingkatkan Kapasitas Petani Sawit Lewat Pelatihan Berkelanjutan

Kamis, 30 Oktober 2025 | 18:30 WIB
PTPN IV PalmCo gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Petani Mitra Binaan di Mess Tandun, Kabupaten Kampar, Riau pada (30-31/10). (Dok. PTPN IV PalmCo)

“SDM petani merupakan kunci. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan petani menjadi sangat penting.

"Kami berterima kasih kepada PalmCo yang telah mengambil peran aktif dalam peningkatan kapasitas petani,” ujar Supriadi.

Baca Juga: HLN ke-80: PLN Hadirkan Terang dan Harapan bagi 171 Warga Tulungagung

Ia menambahkan, sektor sawit masih menjadi tulang punggung ekonomi Riau, menyumbang sekitar 24 persen terhadap PDRB sektor pertanian provinsi.

Secara nasional, ekspor produk kelapa sawit dan turunannya pada 2024 mencapai USD 33 miliar, menjadikannya penyumbang devisa nonmigas terbesar Indonesia.

Riau sendiri tercatat sebagai produsen sawit terbesar di Tanah Air, dengan luas areal lebih dari 3,4 juta hektare, di mana sekitar 60 persen merupakan kebun milik rakyat.

Baca Juga: Punya Asam Lambung tapi Pecinta Kopi? Ini Solusinya!

“Dengan pengelolaan yang lebih baik, potensi ini bisa menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Menuju Sawit Berkelanjutan

Langkah PTPN IV PalmCo ini sejalan dengan strategi besar pemerintah untuk mendorong peremajaan dan sertifikasi sawit rakyat.

Baca Juga: Semen Baturaja Tambah Kegiatan Usaha Baru untuk Perkuat Strategi Bisnis

Berdasarkan data BPDPKS, hingga pertengahan 2025 baru sekitar 25 persen kebun sawit rakyat yang telah tersertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Kehadiran PalmCo yang aktif memberikan pendampingan teknis dan manajerial diharapkan dapat mempercepat peningkatan produktivitas sekaligus memastikan praktik budidaya yang berkelanjutan.

“Kemandirian petani adalah kunci keberlanjutan industri sawit Indonesia.

Baca Juga: 4 Tempat Wisata di Binjai, Kota Kecil yang Hanya Berjarak Satu Jam Perjalanan dari Medan

Halaman:

Tags

Terkini