rilis-bumn

PLN Perkuat Ketahanan Energi sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi di Electricity Connect 2025

Minggu, 23 November 2025 | 06:30 WIB
Executive Director ASEAN Centre for Energy (ACE), Dato’ Ir. Ts. Razib Dawood, dalam plennary session Electricity Connect 2025, di Jakarta, Rabu (19/11). (Dok. PLN)

Kabar BUMN — PT PLN (Persero) kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ketahanan energi sebagai landasan utama hilirisasi industri dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Komitmen tersebut disampaikan dalam plenary session Electricity Connect 2025 yang berlangsung di Jakarta, Rabu (19/11).

Executive Director ASEAN Centre for Energy (ACE), Dato’ Ir. Ts. Razib Dawood, menekankan bahwa ketahanan energi merupakan fondasi krusial bagi kemajuan ekonomi kawasan.

Baca Juga: Tips Memilih Hotel Ramah Anak agar Liburan Bersama Keluarga Lebih Nyaman

Ia mengingatkan bahwa permintaan energi di Asia Tenggara diproyeksikan melonjak hampir tiga kali lipat pada 2050, sehingga dibutuhkan transformasi besar-besaran pada sistem energi, baik dari sisi infrastruktur maupun penguatan bauran energi bersih.

“Lonjakan permintaan energi tentu menimbulkan tantangan besar bagi sistem energi.

"Mulai dari hulu hingga hilir, peningkatan permintaan ini membutuhkan transformasi sistem energi untuk menjamin ketahanan dan keandalan,” ujar Razib.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Potongan Harga 20% di DAMRI Apps, Cuma Berlaku 1 Hari, Kapan?

Dalam paparannya, Razib juga menegaskan pentingnya ASEAN Power Grid sebagai langkah strategis membangun interkoneksi listrik antarnegara di Asia Tenggara.

Upaya ini dinilai menjadi elemen penting untuk menciptakan sistem energi yang lebih tangguh dan efisien, sekaligus menghadapi dinamika geopolitik dan geoekonomi global.

Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, menegaskan bahwa penguatan ekonomi nasional melalui hilirisasi — sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto — tidak dapat dipisahkan dari ketahanan energi.

Baca Juga: ASDP Terapkan Diskon Hingga 19% Selama Liburan Akhir Tahun

Karena itu, kapasitas pasokan listrik yang memadai menjadi pijakan penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi saat ini turut didukung oleh ketersediaan listrik yang mumpuni.

Halaman:

Tags

Terkini