"Istana Presiden, sebagai titik ultimasi secara tata letak dan visual di kompleks area Kementerian Koordinator dan Plaza Seremoni, menjadi pemersatu ruang terbuka hijau yang dibatasi oleh bukit bendera di sisi selatan.
Baca Juga: Hutama Karya Optimis Tujuh Gedung Universitas Malikussaleh Selesai Tepat Waktu
"Keseluruhan komponen bangunan dan lingkungan menyatu dan saling terkait, memperkuat ruang spasial dan ruang terbuka publik,” sambung Gunadi.
Nusantara–yang akan menjadi IKN–sendiri mengusung konsep forest city, yaitu menjadikan kota berdampingan dengan alam.
Pembangunan bangunan gedung dan kawasan kantor kemenko 2 pun dirancang untuk mendukung terwujudnya forest city di IKN.
Proses pembangunan juga memanfaatkan digital construction (BIM) untuk memastikan pekerjaan dilaksanakan secara akurat.
Gunadi mengungkapkan, proyek ini akan menerapkan konsep fasad pada rancangan arsitekturnya.
Konsep fasad memadukan kearifan lokal modern dan efisiensi energi serta sustainable dan ramah lingkungan.
“Kearifan lokal terlihat dari secondary skin yang bermotif kain Nusantara. Penggunaan material kaca yang membuat bangunan modern, memaksimalkan pencahayaan alami, dan sekaligus efisiensi energi.
Baca Juga: Hutama Karya: Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru Bergerak Signifikan
"Sustainable dan ramah lingkungan tercermin dari penggunaan kanopi lebar yang dimanfaatkan sebagai taman untuk menyaring polutan udara,” tuturnya.
Rancangan interior, Gunadi meneruskan, juga mendukung terwujudnya forest city.
Rancangan interior ini memiliki pendekatan ruang terbuka, activity based workplace and collaborative, dan modern serta ramah lingkungan karena memadukan kayu semi futuristik nan dinamis.***