rilis-bumn

PHE WMO Dorong Penguatan Pengasuhan Anak Lewat Sertifikasi Bina Keluarga Balita Emas di Gresik

Sabtu, 29 November 2025 | 09:00 WIB
PHE WMO menggelar Pelatihan Sertifikasi Bina Keluarga Balita Emas di Gresik untuk meningkatkan kapasitas pengasuh, dan mencegah stunting. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN — PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengasuhan anak serta mendukung percepatan upaya penanggulangan stunting.

Wujud nyata dari komitmen tersebut terlihat melalui Pelatihan Sertifikasi Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting dalam Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) 2025 yang berlangsung pada Kamis, 20 November 2025, di kantor Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik.

Program TAMASYA 2025 menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan para pengasuh serta meningkatkan mutu layanan pengasuhan sejak usia dini.

Baca Juga: Magang BUMN Legal di Perusahaan Distribusi Farmasi, Kimia Farma Beri Kesempatan Untukmu yang Ingin Belajar Hukum!

“Kami percaya bahwa pencegahan stunting harus dilakukan melalui kolaborasi kuat antara pemerintah, lembaga pengasuhan, dan dunia usaha,” ujar Nofrie Nianta Charitapermana, Manajer WMO Field.

Ia menegaskan bahwa PHE WMO ingin terus memberikan kontribusi dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Pelatihan tersebut diikuti oleh lima pengasuh dari Taman Penitipan Anak (TPA) Masmundari, yang menjadi bagian penting dari upaya peningkatan kompetensi pengasuh, terutama terkait masa penting 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang menjadi fondasi utama perkembangan anak di kemudian hari.

Baca Juga: Energi Tak Terputus, Pertamina All Out Bantu Penanganan Banjir di Sumatera

Apresiasi terhadap langkah PHE WMO juga disampaikan oleh Plt. Sekretaris Dinas KBPPPA Gresik, Ahmad Dharif Dahlawi.

Ia mengatakan, “Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran pengasuh dalam mencegah risiko stunting sejak 1000 HPK."

"Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pengasuhan di Kabupaten Gresik.”

Baca Juga: Rahasia Membuat CV yang Menarik Bagi Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Magang

Materi pelatihan diberikan secara komprehensif, mencakup penerapan delapan fungsi keluarga, kesehatan fisik dan mental baik bagi ibu maupun anak, pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Stimulasi perkembangan anak pada periode 1000 HPK, penguatan keterlibatan ayah dan keluarga, hingga prinsip pengasuhan responsif sesuai kebutuhan anak.

Halaman:

Tags

Terkini