Pada akhirnya, Kompas Lestari menunjukkan bahwa sampah bukan akhir dari sebuah siklus, melainkan awal dari perjalanan baru menuju kesejahteraan.
Dari tangan-tangan masyarakat Makartitama, lahirlah inspirasi bahwa masa depan hijau dapat dibangun dari desa. Tempat di mana perubahan memungkinkan tumbuh dari hal-hal sederhana, namun berdampak besar bagi kehidupan.***