Keberhasilan bantuan tersebut juga didukung oleh kolaborasi lintas lembaga dalam menembus area yang sulit dijangkau.
“Berkat dukungan rekan-rekan Wanadri dan Gabungan Mapala Medan, akses menuju lokasi-lokasi sulit dapat kami tembus sehingga air bersih siap minum dapat tersalurkan kepada masyarakat.
"Kami telah berencana memproduksi air bersih melalui WTP, sehingga masyarakat bisa memiliki beberapa titik pasokan air yang lebih stabil,” tambah Neni.
Ia menjelaskan, apabila ketersediaan armada truk pengangkut air bertambah, Pertamina Peduli siap memperluas volume distribusi, termasuk memenuhi kebutuhan RSUD dan Puskesmas di wilayah terdampak Aceh Tamiang.
Baca Juga: ASDP Terus Bergerak Ulurkan Bantuan ke Korban Bencana Sumatera, Pastikan Harapan Tetap Menyala
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, dr. Mustakim, M.Kes., Sp.DLP, menuturkan bahwa bantuan air bersih dari Pertamina sangat vital untuk keselamatan masyarakat.
“Masyarakat di sini benar-benar kesulitan air minum. Banyak yang selama ini bertahan hidup dengan menggunakan air hujan atau menyaring air genangan seadanya.
"Sepanjang proses pengisian air bersih, warga terus mendoakan dan berterima kasih kepada Pertamina, Wanadri dan seluruh relawan,” ujarnya.
Baca Juga: Mandalika Festival of Speed 2025 Segera Hadir: Full Line-Up, Free Entry, dan PitWalk Gratis
Di samping penyediaan air bersih, Pertamina juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Aceh Tamiang untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan.
“Pertamina telah berkomitmen membantu proses pemulihan Kota Aceh Tamiang, termasuk reactivasi beberapa Puskesmas.
"Hari ini tim mulai melakukan survei untuk menentukan Puskesmas yang akan dibersihkan dan diaktifkan kembali dalam waktu dekat,” jelas Neni.***