rilis-bumn

PLN Sampaikan Permohonan Maaf, Tegaskan Komitmen Pemulihan Listrik Aceh Pascabencana

Rabu, 10 Desember 2025 | 06:30 WIB
PLN menegaskan komitmen percepatan pemulihan listrik di Aceh pascabencana, mengatasi kerusakan transmisi, serta melakukan koordinasi lintas lembaga untuk mempercepat penormalan sistem kelistrikan.   (Dok. PLN)

Meski menghadapi hambatan besar, PLN menegaskan komitmennya untuk mempercepat penormalan listrik di seluruh wilayah terdampak. Proses sinkronisasi dilakukan secara bertahap dengan pengamanan sistem yang diperketat guna menghindari gangguan baru.

Baca Juga: Pantai Walakiri, Rumah Mangrove Penari dan Sunset Paling Ikonik di Sumba

Hingga saat ini, PLN telah berhasil menyalakan kembali empat kabupaten yang sebelumnya mengalami pemadaman total, yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues.

Kendati begitu, sejumlah desa dan jaringan tegangan rendah masih membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali pulih.

Sementara itu, persoalan tambahan muncul pada jalur transmisi Langsa–Pangkalan Brandan yang juga mengalami kerusakan dengan lima tower roboh.

Baca Juga: TASPEN Dorong Autentikasi Awal Bulan untuk Menjaga Kelancaran Pembayaran Pensiun

Kondisi tersebut mengakibatkan terputusnya koneksi antara sistem kelistrikan Aceh dan Sistem Besar Sumatera, sehingga meningkatkan risiko gangguan saat sinkronisasi.

Berdasarkan asesmen teknis, perbaikan pada lima tower itu memerlukan waktu maksimal sepuluh hari sebelum sinkronisasi dengan jalur backbone Sumatera dapat dilakukan dengan aman dan menyeluruh.

Saat ini, Banda Aceh masih mengalami pemadaman bergilir karena kekurangan pasokan sekitar 40 MW.

Baca Juga: Prestasi Beruntun, Bank Mandiri Kembali Unggul dalam Annual Report Award 2024

Dengan kondisi tersebut, Darmawan kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Aceh.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat Aceh. Tidak ada alasan apapun yang bisa menghapus ketidaknyamanan ini,” kata Darmawan.

Untuk meminimalkan dampak pemadaman selama masa perbaikan, PLN menambah pengoperasian genset guna memenuhi kebutuhan darurat di rumah sakit, kantor pemerintahan, posko pengungsian, serta fasilitas telekomunikasi.

Baca Juga: Indahnya Tempat Paling Bersalju di Taiwan, Lokasinya Rata-rata di Daerah Pegunungan

Di sisi lain, PLN terus bersinergi dengan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, TNI, Polri, BNPB, serta PUPR untuk membuka akses wilayah yang terisolasi, mempercepat perbaikan infrastruktur, dan mengantisipasi potensi longsor susulan melalui pengecekan langsung di berbagai titik terdampak.

Halaman:

Tags

Terkini