Selain memperluas pengetahuan dan wawasan serta meningkatkan keterampilan, para peserta juga menerima sertifikat pelatihan layanan prima dari ITDC sebagai bentuk apresiasi atas penerapan pelayanan yang baik selama ini dan partisipasi aktif selama program berlangsung.
Baca Juga: Menyibak Potensi Kebun Tanah Putih, Aset Unggulan PTPN IV di Riau–Sumut
Pelaksanaan pelatihan juga mengacu pada tiga indikator keberhasilan utama, yaitu peningkatan pemahaman prinsip layanan unggul yang ditanamkan melalui penyampaian materi inti, dan kemampuan menerapkan Indonesian Hospitality Standard yang diuji melalui simulasi interaksi dengan tamu.
Kemudian yang terakhir, penguatan koordinasi lintas fungsi layanan untuk memastikan customer journey berjalan optimal dari awal hingga akhir.
Dengan capaian tersebut, para frontliner semakin siap berperan sebagai representasi profesional dan bersahabat dari The Golo Mori.
Baca Juga: Uniknya Kampung Kue di Rungkut, Surabaya, Kolaborasi Warga Lestarikan Kuliner Tradisional
Aji menambahkan, “Peningkatan kualitas layanan tidak hanya berfokus pada interaksi langsung dengan tamu, tetapi juga berperan sebagai fondasi penting bagi kesiapan kawasan dalam menyelenggarakan berbagai event berskala nasional maupun internasional di The Golo Mori,” ujarnya.
Lebih lanjut, penguatan kompetensi SDM ini semakin meningkatkan kesiapan The Golo Mori dalam menyambut agenda strategis dan komersial melalui GMCC dan Nuka Beach Club.
Dengan standar layanan yang semakin solid, The Golo Mori menargetkan peningkatan kepuasan pelanggan, loyalitas penyelenggara MICE, dan daya saing sebagai sustainable marine-based MICE destination.
Baca Juga: BP-BUMN Tegaskan Dukungan Transformasi PERURI dalam Agenda Executive Briefing
Selain proses pembelajaran yang intensif, pelatihan ini juga menghadirkan atmosfer inspiratif dengan pemandangan langsung ke teluk biru Golo Mori dan gugusan perbukitan sekitarnya, memberikan pengalaman upskilling sumber daya manusia pariwisata yang selaras dengan keunggulan alam destinasi.***