Pemberian izin ALSE bertepatan dengan momentum Bulan Bakti Kelautan dalam rangka memperingati HUT ke-26 KKP.
Baca Juga: Pahami ini Penyebab Kejadian Power Bank Meledak di Pesawat dan Cara Pencegahannya
Izin yang diterima akan membuat ITDC NU kian optimal dalam menunjang ketersediaan air bersih untuk kebutuhan operasional hotel, dan tenant di The Nusa Dua.
Termasuk kebutuhan kamar, spa, dapur, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Dengan izin yang didapat, ITDC NU dapat memanfaatkan air laut sebanyak 2.555.000 m³ per tahun untuk kemudian diolah jadi air bersih bagi hotel-hotel serta para tenant di Kawasan The Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.
Baca Juga: Tempat-tempat Wisata Gratis di Tokyo, Lumayan Hemat Budget Liburan Akhir Tahun di Jepang
Fasilitas pengolahan air laut yang dioperasikan ITDC NU menggunakan teknologi penyaringan modern yang mampu memproduksi air bersih yang berkualitas, seperti yang telah diterapkan di berbagai negara dengan standar operasional yang ketat.
Perolehan izin ALSE juga menjadi refleksi bagi ITDC NU untuk memberi kontribusi dan berperan menyediakan solusi inovatif jangka panjang, bagi kebutuhan air bersih di kawasan pesisir, serta mendorong penerapan teknologi serupa di wilayah lain guna mendukung penguatan ekonomi biru Indonesia.
“Kami meyakini bahwa kehadiran fasilitas pengolahan air laut ini akan memperkuat ketahanan air kawasan The Nusa Dua sekaligus menjaga keberlanjutan operasional destinasi.
Baca Juga: 130 Tahun Perjalanan BRI, Warisan Visioner Raden Bei Aria Wirjaatmadja Teguh Dijalankan
"Ke depan, ITDC NU berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi infrastruktur yang memberikan nilai tambah bagi pengembangan pariwisata nasional dan mendukung agenda pembangunan hijau Indonesia,” tutup Novan.***