“Bantuan sarana TIK ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen dalam menunjang kegiatan akademik, khususnya pembelajaran berbasis teknologi dan pengembangan keterampilan praktis,” ungkap Herman.
Baca Juga: Koh Samui, Salah Satu Tempat Terbaik di Thailand untuk Menghabiskan Pergantian Tahun
Lebih lanjut, Herman menilai kolaborasi antara dunia pendidikan dan BUMN merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Sinergi ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan kompetensi lulusan dengan tuntutan pasar kerja serta mendorong lahirnya inovasi dari lingkungan akademik.
Program Bulog Peduli Pendidikan merupakan bagian dari komitmen BULOG dalam mendukung pembangunan sosial berkelanjutan.
Baca Juga: Kapuk Lokal Disulap Jadi Absorben Ramah Lingkungan Lewat Pelatihan di Karawang Kulon
Di samping menjalankan peran utama dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan nasional, BULOG terus memperluas kontribusinya melalui program TJSL yang menyentuh sektor-sektor strategis, termasuk pendidikan.
Ke depan, BULOG berkomitmen untuk terus mengembangkan program TJSL yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Melalui dukungan terhadap pendidikan vokasi, BULOG berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang unggul, kompeten, dan berdaya saing global.***