rilis-bumn

PHM dan SKK Migas Rehabilitasi 345 Hektare DAS di Hutan Lindung Kalimantan Timur

Kamis, 1 Januari 2026 | 15:00 WIB
PHM rehabilitasi 345 hektare DAS di Hutan Lindung Manggar & Sungai Wain, dukung kelestarian hutan, agroforestri, dan kesejahteraan masyarakat. (Dok. PHM)

Kabar BUMN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bekerja sama dengan SKK Migas Wilayah Kalsul terus menegaskan komitmen pelestarian lingkungan melalui Program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di kawasan Hutan Lindung Manggar dan Sungai Wain.

Kegiatan penanaman pohon dilakukan secara serentak di Wilayah Kerja Mahakam, khususnya DAS Manggar Kilometer 12 Balikpapan pada 20 Desember 2025.

Program ini tidak hanya memenuhi kewajiban Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), tetapi juga mendorong keberlanjutan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Tetap Produktif di Hari Libur: Tips Menjaga Semangat Kerja di Tengah Suasana Liburan

Lokasi rehabilitasi meliputi Hutan Lindung Manggar dan Sungai Wain di Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, dengan luas total 345 hektare dan kini memasuki tahap pemeliharaan tahun pertama (P1).

Program ini telah mendapatkan penetapan resmi dari KLHK melalui keputusan Menteri LHK Nomor SK. 11697/Menlhk-PDASRH/KTA/DAS.1/11/2023 tanggal 3 November 2023.

PHM menggandeng Kelompok Tani Hutan (KTH) yang dibina melalui Program Perhutanan Sosial Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Balikpapan sebagai pengelola kawasan.

Baca Juga: Kesempatan Bekerja di PELNI, Segera Kirim Lamaran untuk Posisi di Kapal Penumpang, Simak Syarat dan Pendaftarannya

Kerja sama ini bertujuan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut sejalan dengan visi mewujudkan hutan lestari dan masyarakat yang sejahtera, serta mendukung ketahanan energi nasional.

Pola tanam yang diterapkan menggunakan sistem agroforestri di lahan perhutanan sosial, dengan komposisi 400 batang tanaman pokok per hektare dan 100 batang tanaman sela per hektare.

Tanaman unggul lokal atau Multi Purpose Tree Species (MPTS) yang digunakan antara lain manggis, durian, nangka, leci, alpukat, jeruk siam madu, kelengkeng, dan rambutan.

Baca Juga: PLN EPI Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Seminar Beyond The Balance

Selain itu, ditanam pula kayu endemik seperti pulai, mahoni, jelutung, dan meranti. Untuk memaksimalkan lahan, tanaman sela meliputi kopi, pala, dan kayu manis.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mitra Wana Lestari, Syaifuddin, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan PHM dalam rehabilitasi DAS.

Halaman:

Tags

Terkini