Kabar BUMN — PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), bagian dari Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina, kembali menyelenggarakan Program PHM Mengajar 2025.
Program kali ini mengangkat topik seputar Teknik Bantuan Hidup Dasar (Cardio Pulmonary Resuscitation/ CPR, Casualty Handling & Evakuasi Korban) dan Pengenalan Dunia Migas.
Kegiatan PHM Mengajar 2025 berlangsung di salah satu fasilitas operasi PHM di Lapangan South Processing Unit (SPU) pada 23 September 2025.
Baca Juga: Cicip Soto dari Berbagai Penjuru Indonesia, Favoritmu yang Mana?
Para peserta yang hadir berasal dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Kartanegara dan Palang Merah Remaja (PMR) dari SMA se-Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara.
Program PHM Mengajar ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan yang bertujuan untuk mendukung pengembangan kapasitas dan kemandirian masyarakat.
Program melibatkan pemateri yang terdiri dari para pekerja PHM lintas fungsi, yakni Health, Safety, Security & Environment (HSSE), Project (PRJ), dan Maintenance (MNT).
Baca Juga: CMBR Lembung Paseser Jadi Laboratorium Alam bagi Generasi Muda di Ajang Eco Maritime Youth Camp 2025
Para pekerja PHM ini memberikan pembekalan teknis dan praktik langsung mengenai penanganan korban gawat darurat dan evakuasi yang aman, termasuk simulasi CPR yang menjadi bagian penting dari kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.
Head of Communication Relations & CID Zona 8, Achmad Krisna Hadiyanto, mengatakan bahwa PHM Mengajar merupakan program edukasi sosial yang dirancang untuk berbagi pengetahuan dan keahlian kepada masyarakat, pelajar, dan komunitas di sekitar wilayah operasi Perusahaan.
“Program CSR ini menjadi wadah bagi para pekerja PHM untuk berkontribusi langsung melalui pembelajaran interaktif di bidang keselamatan, lingkungan, dan industri migas,” tutur Achmad.
Baca Juga: Pesona Pantai Gemah, Kepingan Surga di Tulungagung yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Melintas di JLS
Menurutnya, Program PHM Mengajar juga merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan PHM dalam bidang pengembangan masyarakat dan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, PHM tidak hanya melakukan transfer pengetahuan teknis di bidang migas dan keselamatan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya keterampilan tanggap darurat dan kepedulian terhadap keselamatan diri serta lingkungan sekitar.
Artikel Terkait
Konsisten Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, PT Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Tertinggi SKK Migas
Sampah Menjadi Gas Metana, Inovasi CSR PT Pertamina Hulu Mahakam untuk Mendorong Pemanfaatan EBT
Jaket WPS-4 Meluncur, Tonggak Awal PT Pertamina Hulu Mahakam di Proyek Sisi Nubi AOI
Kontribusi bagi Ketahanan Energi Nasional, PT Pertamina Hulu Mahakam Telah Operasikan Migas Lapangan Bekapai Selama Setengah Abad
Lapangan Migas PHM Dikunjungi Direktur PHE, Fokus pada HSSE dan Efisiensi Operasional