Relawan dokter dari Pertamina IHC Prabumulih, dr. Betty, menyampaikan bahwa tim medis berkomitmen memberikan pelayanan penuh selama 24 jam.
“Keluhan yang paling banyak kami temui pascabencana antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk, pilek, diare, serta pasien dengan penyakit kronis yang sempat terhenti pengobatannya akibat bencana,” jelas dr. Betty.
Baca Juga: PHE OSES berdayakan Nelayan Pulau Kelapa Lewat Bantuan Alat Tangkap dan Edukasi Kelembagaan
Melalui penyaluran air bersih dan layanan kesehatan terpadu ini, Pertamina Peduli menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi krisis.
Tidak hanya memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, Pertamina juga berupaya mendukung pemulihan sosial dan kesehatan warga terdampak agar dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara lebih layak dan aman.***