rilis-bumn

RDMP Balikpapan, Dapur Energi Raksasa yang Menopang Swasembada Energi Nasional

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:00 WIB
RDMP Balikpapan menghadirkan ekosistem kilang terintegrasi dari hulu ke hilir untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional. (Dok. Pertamina)

Masih dari kawasan Lawe-Lawe, Pertamina juga membangun dua tangki raksasa berkapasitas masing-masing 1 juta barel sebagai “gudang” bahan baku.

Baca Juga: Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Siapkan 649.780 Kursi dan Catat Okupansi 53,46 Persen

Kehadiran dua tangki tersebut meningkatkan total kapasitas penyimpanan menjadi 7,6 juta barel, sehingga cadangan bahan baku nasional tetap aman.

Tangki dan fasilitas SPM Lawe-Lawe dihubungkan melalui jaringan pipa sepanjang sekitar 20 kilometer yang membentang di darat dan bawah laut.

Proses “memasak” minyak mentah menjadi produk bernilai dilakukan oleh fasilitas Crude Distillation Unit (CDU) dan Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC).

Baca Juga: BULOG Apresiasi 10 Pejabat Berprestasi dalam Mendukung Swasembada Pangan 2025

Dengan peningkatan kapasitas CDU menjadi 360 ribu barel per hari—dari sebelumnya 260 ribu barel—Kilang Balikpapan kini mampu mengolah minyak dalam jumlah lebih besar.

Sementara itu, unit RFCC berperan sebagai “koki ahli” yang mengolah residu sisa produksi menjadi produk bernilai tinggi.

CDU, RFCC, dan unit produksi lainnya di Kilang Balikpapan berfungsi sebagai sistem pengolahan canggih yang mampu menghasilkan berbagai produk berkualitas tinggi, mulai dari BBM Gasoline, Diesel, dan Avtur berstandar EURO V yang ramah lingkungan, LPG, hingga produk petrokimia turunan seperti Propylene dan sulfur.

Baca Juga: Harga Tiket Masuk Umbul Nilo Terbaru 2026, Wisata Air Dingin Favorit di Klaten

Setelah diproduksi, BBM tersebut kemudian disalurkan ke masyarakat melalui Terminal BBM Tanjung Batu yang memiliki kapasitas 125 ribu kiloliter (KL) sebagai salah satu titik distribusi utama hasil olahan Kilang Balikpapan.

Seluruh infrastruktur tersebut saling terhubung dan saling bergantung.

Tanpa pipa gas, proses kilang tidak efisien.

Baca Juga: Tambah Daya PLN Sebelum 20 Januari 2026 Hemat 50%, Nikmati Diskon Spesial Awal Tahun

Tanpa fasilitas tambat Lawe-Lawe, penerimaan minyak mentah dalam jumlah besar tidak dapat dilakukan.

Halaman:

Tags

Terkini