“Apa yang kami lihat menunjukkan integrasi antara digitalisasi, mekanisasi, dan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Ini bukan retorika, tetapi kerja nyata di lapangan,” katanya.
Menurutnya, PalmCo memiliki potensi besar untuk menjadi contoh dalam mewujudkan visi Danantara sebagai sovereign wealth fund berkelas global. Visi tersebut menekankan pengelolaan aset negara secara berkelanjutan guna menciptakan nilai ekonomi jangka panjang.
Baca Juga: Puluhan Tim Turun Bertanding, PT TIMAH Tbk Hadirkan Turnamen Voli yang Hidupkan Desa Rias
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, menegaskan bahwa transformasi yang dilakukan merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
“Sejalan dengan arahan Danantara dan BP BUMN, kami bertumpu pada tiga pilar utama: peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, dan keberlanjutan. Ketiganya kami jalankan secara simultan,” ujarnya.
Di tengah dinamika dan tantangan global di sektor pangan dan energi, langkah transformasi PalmCo menunjukkan bahwa modernisasi BUMN perkebunan tidak hanya berdampak pada kinerja korporasi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional. ***