“Saya bangga sekaligus sangat impressed dengan PTPN IV PalmCo. Pertama, Bottomline PalmCo sangata jelas. Impact dan output seperti apa, itu jelas.
"Kedua, saya bangga Pak Jatmiko bisa menyeimbangkan digitalisasi, mekanisasi, dan manusianya,” paparnya.
Baca Juga: Gelar Media Gathering, PHR Zona 4 Bangun Sinergi Media Dukung Ketahanan Energi
Bagi Jatmiko sendiri, seluruh inisiatif transformasi yang dijalankan bukan sekadar untuk tampilan visual.
Pertimbangan utama tetap pada aspek efektivitas dan efisiensi.
Setiap inisiatif terlebih dahulu diuji melalui demplot, kemudian dikalibrasi, dihitung, dan dievaluasi hasil akhirnya.
Baca Juga: Wisata Alam Sarat Sejarah, Stone Garden Bandung Barat Cocok untuk Lepas Penat
Jika terbukti memenuhi kriteria, inisiatif tersebut diterapkan secara luas. Namun, jika dinilai tidak memberikan nilai tambah, maka dihentikan.
“Kami pernah ujicoba grabber. Ternyata setelah kalibrasi dan hitung ulang, tidak efektif. Jadi tidak ada alasan untuk dilanjutkan,” kata Jatmiko.
Jatmiko merupakan sosok kunci di balik perubahan PTPN IV Regional III sejak 2019, saat memimpin entitas dengan embrio awal bersama PTPN V.
Baca Juga: Terima PMN Rp1,8 Triliun, KAI Manfaatkan untuk Pengadaan KRL
Kini, ia menakhodai PTPN IV PalmCo dengan kompleksitas dan tantangan yang lebih besar.
Meski baru dua tahun memimpin, hasil positif telah ditunjukkan.
Sepanjang 2025, PalmCo mencatatkan kinerja yang solid.
Baca Juga: Daya Listrik Kurang untuk Rumah atau Bisnis? Ini Panduan Resmi Tambah Daya Praktis via PLN Mobile