rilis-bumn

Gas Prabumulih Dialirkan ke LPG Plant Limau Timur, Pasokan Energi Kian Kuat

Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:30 WIB
Heru Irianto (VP P&O PHR R1 Sumatra), Djoko Siswanto (SKK Migas), Djudjuwanto (GM PEP Zona 4), Yunianto (SKK Migas Sumbagsel), dan Desta Andra Djumena (Div. Produksi & Pemeliharaan SKK Migas).

Kabar BUMN – PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field resmi merampungkan perubahan pola operasi penyaluran gas dari Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala.

Gas kini dialirkan melalui Stasiun Pengumpul Gas (SKG-X) Prabumulih Barat menuju LPG Plant Limau Timur.

Sebagai tindak lanjut, PEP Prabumulih Field melakukan penyaluran gas perdana dari ketiga struktur tersebut ke LPG Plant Limau Timur.

Baca Juga: Tertarik Dunia Network Engineering? Ini Program Magang Telkom Infrastruktur yang Bisa Kamu Coba

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pasokan bahan baku LPG dalam negeri guna mendukung ketahanan energi nasional.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan apresiasi atas langkah tersebut.

Ia menilai optimalisasi penyaluran gas ini memiliki makna strategis, tidak hanya bagi keberlanjutan operasi perusahaan, tetapi juga bagi kepentingan energi nasional.

Baca Juga: HTM Bersahabat, View Alam Maksimal di Parang Gombong Purwakarta

"Setiap tambahan produksi dalam negeri adalah langkah nyata untuk memperkecil ketergantungan impor dan memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam konteks tersebut proyek ini menjadi sangat relevan melalui perubahan pola operasi penyaluran gas," kata Djoko.

General Manager Zona 4, Djudjuwanto, menegaskan bahwa penyaluran perdana gas ini merupakan bukti nyata peran Pertamina dalam menjaga pasokan energi nasional.

“Penyaluran perdana gas dari Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala ke LPG Plant Limau Timur adalah wujud nyata komitmen Pertamina dalam memastikan energi dalam negeri tersedia dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Perkuat Budaya K3, Pertamina Resmikan Stop Work Authority sebagai Langkah Strategis Keselamatan

"Langkah ini memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan LPG domestik,” ujar Djudjuwanto.

Ia menambahkan, perubahan pola operasi penyaluran gas dilakukan untuk menjaga keandalan produksi dan memastikan sistem penyaluran berjalan stabil dan aman.

Halaman:

Tags

Terkini