rilis-bumn

Sinergi Pertamina Group Perkuat Hilirisasi Petrokimia, Polytama Andalkan Propylene Kilang Balongan

Minggu, 1 Februari 2026 | 12:00 WIB
Polytama Propindo, afiliasi Pertamina, memproduksi polypropylene sebagai bahan baku utama berbagai industri dalam negeri. Pertamina Group perkuat hilirisasi petrokimia lewat sinergi pasokan propylene. (Dok. Pertamina)

Produk polypropylene Polytama dipasarkan dalam berbagai jenis (grade) guna memenuhi kebutuhan beragam sektor, mulai dari industri kemasan, peralatan rumah tangga, industri kesehatan, hingga ritel.

Baca Juga: Panduan Walking Tour di Bandung, Cara Seru Menjelajahi Wisata Kota Kembang Sambil Jalan Kaki

Polypropylene ini digunakan oleh berbagai industri untuk menghasilkan beragam produk olahan plastik, seperti peralatan rumah tangga dan alat makan plastik, serat fiber untuk pembuatan benang, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Saat ini, kapasitas produksi maksimal Polytama mencapai 300 ribu ton per tahun.

Ke depan, kapasitas tersebut direncanakan meningkat menjadi 600 ribu ton per tahun melalui pengembangan fasilitas baru dengan dukungan pasokan bahan baku dari kilang-kilang Pertamina di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Dari Kue Basah ke Peyek Koin, Kisah Ibu Murni Bukti Perempuan Prasejahtera Bisa Bangkit Bersama PNM

“Pemanfaatan propylene dari kilang Pertamina ini berperan strategis dalam mengurangi ketergantungan impor bahan baku petrokimia, serta memperkuat ketahanan industri petrokimia nasional.

"Ini sekaligus memperkuat nilai tambah sumber daya dalam negeri,” ujar Baron.***

Halaman:

Tags

Terkini