rilis-bumn

Kinerja Hulu Migas PHE 2025: Produksi Stabil, Cadangan Bertambah

Senin, 2 Februari 2026 | 14:30 WIB
Kinerja hulu migas terus menunjukkan tren positif dengan dukungan pemboran dan eksplorasi aktif.

PHE terus menggali potensi dari berbagai aspek untuk pencapaian target di tahun 2025, diantaranya melalui Put on Production and Exploration (POPE) sumur Astrea, Pinang East dan Akasia Prima.

Baca Juga: Berencana Liburan di Bulan Ramadan? Simak Tips Agar Puasa Tetap Nyaman dan Lancar Selama Perjalanan

Selain itu, keberhasilan pemboran di beberapa struktur strategis, antara lain Lembak – Kemang – Tapus, Benuang, Gunung Kemala, Karangan – Tanjung Miring Barat, membuat Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Regional Sumatra Subholding Upstream Pertamina berhasil membukukan rekor produksi minyak tertinggi hingga mencapai 30 ribu barel minyak per hari (BOPD).

Untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menekan laju penurunan produksi di lapangan tua, Subholding Upstream Pertamina menerapkan teknologi Multistage Fracturing (MSF) pada sumur KB525 dan KB570 di WK Rokan.

Terobosan ini menjadikan Pertamina sebagai pionir penerapan teknologi MSF di Indonesia.

Baca Juga: Jakarta Pertamina Enduro Tampil Perkasa di Proliga 2026, Sapu Bersih Dua Pertandingan Beruntun pada Pekan ke-4

Keberhasilan kinerja tersebut turut didukung oleh sejumlah proyek strategis yang sudah onstream di tahun 2025.

Proyek tersebut di antaranya Proyek Sisi Nubi Area of Interest 1-3-5 yang dikelola Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Proyek CEOR Lapangan Minas Area A Stage-1 oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR), serta proyek Lapangan Gas Senoro Selatan yang dikelola PHE Tomori Zona 13 Regional 4.

Menurut Hermansyah, penyelesaian proyek-proyek tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat produksi dan cadangan migas nasional.

Baca Juga: Ragam Rendang di Payakumbuh, Surganya Kuliner Rendang

“Proyek-proyek ini tidak hanya menambah kapasitas produksi, tetapi juga menjadi bukti bahwa teknologi dan inovasi perwira Subholding Upstream, mitra kerja, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi migas Indonesia,” katanya.

Menutup tahun 2025, sumur eksplorasi PPC-01 di Struktur Padang Pancuran yang dioperasikan oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang, berhasil on stream dengan produksi melampaui target.

Hingga 26 Desember 2025, realisasi produksi sumur PPC-01 tercatat mencapai 451,42 BOPD, atau melampaui target awal sebesar 400 BOPD.

Baca Juga: ANTAM, IBC, dan Huayou Jalin Kolaborasi Global Percepat Ekosistem Baterai Terintegrasi

Ke depan, PHE sebagai Subholding Upstream Pertamina akan terus mendorong eksplorasi dan pengembangan lapangan migas guna memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini