Kabar BUMN – Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program ini dijalankan secara konsisten, terarah, dan berkelanjutan sebagai bagian integral dari strategi perusahaan.
Sepanjang 2025, lebih dari 1.174 program TJSL berhasil direalisasikan di 12 wilayah kerja di seluruh Indonesia, mencerminkan skala dan konsistensi Bank Mandiri dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Cepat Pesan! Tiket Kereta Api Reguler Lebaran 2026 Telah Terjual 382.047 Tiket
Pelaksanaan TJSL dirancang untuk menghadapi tantangan pembangunan nasional yang kompleks sekaligus menyesuaikan dengan dinamika global yang menuntut peran sektor keuangan dalam mendorong keberlanjutan.
Bank Mandiri memandang TJSL bukan sekadar kewajiban korporasi, melainkan fondasi untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan pemangku kepentingan.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyatakan, TJSL menjadi bagian yang tak terpisahkan dari peran perusahaan sebagai agen pembangunan.
Baca Juga: Ide Kado Istimewa untuk Kekasih di Hari Valentine 14 Februari yang Penuh Makna
Program ini dijalankan dengan pendekatan sinergi yang terintegrasi, menghubungkan kepentingan bisnis, kebutuhan masyarakat, dan agenda pembangunan nasional.
“Dengan pendekatan ini, program TJSL tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga memperkuat keberlanjutan perusahaan,” ujar Riduan dalam keterangan resminya, Selasa (3/2).
Program TJSL Bank Mandiri terbagi dalam empat pilar, yaitu sosial, lingkungan, ekonomi, serta hukum dan tata kelola. Keempat pilar ini menjadi kerangka kerja agar program berjalan terarah dan akuntabel.
Fokus terbesar ada pada pilar sosial dengan realisasi anggaran sebesar Rp142,5 miliar.
Pilar ini menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok rentan, melalui program pendidikan, kesehatan, penanganan bencana, dan penguatan ketahanan sosial.