“Pertumbuhan ini sejalan dengan penguatan ekosistem layanan keuangan Bank Mandiri yang semakin terintegrasi, didukung sinergi yang terintegrasi antar kanal digital dan transaksi nasabah yang mampu mengakselerasi penghimpunan dana murah sebagai basis pendanaan yang unggul dan berkelanjutan,” imbuh Riduan.
Baca Juga: Makna Puasa Ramadhan Menurut Syariat dan Dampaknya bagi Kehidupan
Akselerasi Digital Dorong Kinerja
Sepanjang 2025, percepatan layanan digital menjadi salah satu penggerak utama kinerja Bank Mandiri melalui penguatan ekosistem layanan keuangan terintegrasi.
Optimalisasi berbagai kanal digital mendorong peningkatan transaksi nasabah ritel maupun pelaku usaha, sekaligus memperluas basis layanan bernilai tambah secara berkelanjutan.
Baca Juga: Diskon Tiket DAMRI Sampai Rp100 Ribu, Cuma Berlaku Saat Flash Sale Valentine
Pada segmen ritel, Livin’ by Mandiri terus menjadi tulang punggung layanan digital dengan konsep super app yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan finansial dalam satu ekosistem.
Layanan ini mencakup transaksi harian seperti pembayaran dan transfer, pembukaan rekening digital, QRIS, tabungan multicurrency, tarik tunai tanpa kartu, hingga pengelolaan investasi dan pembelian produk lifestyle, dengan pengalaman perbankan yang praktis, aman, dan personal.
Hingga akhir 2025, Livin’ by Mandiri telah digunakan oleh 37,2 juta pengguna atau tumbuh 27 persen secara tahunan, dengan rata-rata akuisisi sekitar 25 ribu pengguna baru per hari.
Baca Juga: Bangun Pengalaman Industri Lewat Magang Digital Learning BNI di Jakarta Barat, Cek Informasinya!
Seiring peningkatan jumlah pengguna, volume dan aktivitas transaksi di platform ini juga menunjukkan pertumbuhan yang konsisten sepanjang 2025, menandakan semakin kuatnya adopsi layanan digital.
Sementara itu, pada segmen wholesale, Kopra by Mandiri berperan sebagai wholesale digital super platform yang memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai solusi digital terpadu bagi nasabah korporasi, institusi, dan pelaku usaha.
Platform ini menyediakan berbagai fitur unggulan, mulai dari Cash Management untuk pengelolaan arus kas dan pembayaran massal, Value Chain untuk pembiayaan ekosistem bisnis, hingga Trade Finance untuk transaksi perdagangan domestik dan internasional, yang dilengkapi dashboard keuangan terintegrasi dan persetujuan transaksi secara real-time.
“Pemanfaatan layanan digital Bank Mandiri kami arahkan untuk memperkuat ekosistem transaksi nasabah ritel dan pelaku usaha secara terintegrasi, sekaligus menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan setiap segmen.
Langkah ini mendorong akselerasi kinerja yang bertumbuh dan mempertegas peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam penguatan ekosistem ekonomi nasional,” ujar Riduan.