Kualitas Aset dan Profitabilitas Terjaga
Baca Juga: Rakernas PNM 2026 Perkuat Aksi Sosial, Bantuan Rp1 Miliar Mengalir ke Aceh
Sepanjang 2025, kualitas aset Bank Mandiri tetap terjaga melalui penerapan manajemen risiko yang disiplin dan selektif di seluruh segmen pembiayaan.
Hal ini tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) Gross yang berada di level 0,96 persen pada akhir 2025, lebih rendah dari rata-rata industri dan menunjukkan tren perbaikan yang berkelanjutan.
Dari sisi kinerja laba, Bank Mandiri mencatat laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp56,3 triliun. Capaian ini ditopang oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp106 triliun yang tumbuh seiring pengelolaan aset produktif dan struktur pendanaan yang tetap solid.
Baca Juga: Bio Farma Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas, Hadirkan 14 Mitra Binaan di INACRAFT 2026
Selain itu, diversifikasi pendapatan turut memperkuat profitabilitas perseroan. Sepanjang 2025, pendapatan non-bunga meningkat 14,5 persen YoY menjadi Rp48,5 triliun, didorong oleh peningkatan aktivitas transaksi nasabah dan pemanfaatan layanan berbasis ekosistem yang menopang ketahanan fundamental jangka panjang.
“Pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas Bank Mandiri kami jaga secara disiplin dan terukur sebagai fondasi utama pertumbuhan jangka panjang."
"Dengan struktur pendanaan yang sehat, kualitas pembiayaan yang terjaga, serta diversifikasi sumber pendapatan yang terus diperkuat, Bank Mandiri berada pada posisi yang solid untuk melanjutkan peran intermediasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi Tanah Air,” ujar Riduan.
Baca Juga: Hujan Datang, Badan Butuh yang Hangat, Ini Minuman Khas Nusantara Paling Pas Dinikmati
Dukungan Nyata terhadap Program Prioritas Pemerintah
Bank Mandiri terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah melalui dukungan pembiayaan dan penguatan ekosistem terintegrasi pada berbagai program prioritas nasional.
Fokus tersebut diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan produktif, mendorong UMKM naik kelas, serta memperkuat ekonomi kerakyatan yang inklusif.
Sepanjang 2025, Bank Mandiri menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp41 triliun kepada 360 ribu pelaku UMKM di berbagai sektor produktif dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan kualitas aset.
Baca Juga: Bank Mandiri Luncurkan e-Money Imlek 2026, Cocok untuk Hadiah dan Koleksi
Pada sektor pembangunan sosial dan ketahanan pangan, Bank Mandiri turut mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembiayaan kepada 147 mitra pelaksana dengan tata kelola keuangan yang akuntabel.
Penguatan desa juga terus diperluas melalui pengelolaan lebih dari 4.700 rekening Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta pembukaan lebih dari 3.700 rekening BUMDes dan BUMDesma, sejalan dengan agenda pengembangan desa dan dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah.