Upaya ini mendapatkan pengakuan global, salah satunya melalui peningkatan skor ESG Risk Rating dari Sustainalytics ke kategori ‘negligible risk’ dengan skor 9,5 pada 2025.
“Keberlanjutan kami posisikan sebagai fondasi strategi bisnis agar setiap pertumbuhan yang kami dorong mampu menciptakan dampak nyata serta nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” pungkas Riduan. ***