rilis-bumn

Dua Proyek Hijau Pertamina Diresmikan Danantara, Wujud Keseriusan Garap Energi Ramah Lingkungan

Sabtu, 7 Februari 2026 | 16:30 WIB
CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani memberikan sambutan dan pemaparan pada Acara Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase-1 di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026). (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - Kiprah PT Pertamina (Persero) dalam mengembangkan industri energi ramah lingkungan semakin menguat.

Menjelang akhir pekan, BPI Danantara meresmikan groundbreaking atau peletakan batu pertama dua proyek hijau Pertamina yang berlokasi di Cilacap, Jawa Tengah, dan Banyuwangi, Jawa Timur.

Kedua proyek ini mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi berbasis energi ramah lingkungan dengan memanfaatkan potensi sumber daya dalam negeri.

Baca Juga: Uji B50 di PLTD Keledang, PLN Indonesia Power Perkuat Langkah Transisi Energi

Dua proyek tersebut meliputi Biorefinery Cilacap dan Pabrik Bioethanol Glenmore di Banyuwangi.

Peresmian kedua fasilitas energi ramah lingkungan ini dilakukan secara serentak dalam acara Peresmian Proyek Hilirisasi Fase-I di Kantor Danantara, Jakarta, pada Jumat (6/2/2026).

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa program hilirisasi merupakan agenda strategis yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia dan sekaligus menjadi fokus utama Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi ekonomi nasional.

Baca Juga: Dirut BULOG Dinobatkan sebagai Insan Inspiratif dalam Ajang Panen Fest 2026

“Tahap awal proyek-proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi perekonomian Indonesia, baik melalui penciptaan nilai tambah industri maupun penyerapan tenaga kerja.

"Ke depan, proyek-proyek hilirisasi ini diharapkan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

"Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, dan mitra strategis, hilirisasi akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian industri dan mendorong Indonesia menuju ekonomi yang lebih maju dan bernilai tambah tinggi,” ujar Rosan.

Baca Juga: PT Dahana Salurkan Donasi Karyawan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumatera

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyampaikan bahwa kedua proyek merupakan langkah konkret Pertamina dalam mendukung program Pemerintah untuk mencapai target swasembada energi ramah lingkungan dengan memaksimalkan potensi sumber daya domestik.

“Program Biorefinery Cilacap dan pembangunan pabrik Bioethanol Glenmore ini diharapkan dapat mewujudkan transisi energi ramah lingkungan, berpotensi menurunkan impor Avtur dan BBM, mendukung Peta Jalan penggunaan Sustainable Aviation Fuel (SAF), program transisi dan swasembada energi di Indonesia,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini