Baca Juga: Belajar Transformasi Korporasi dari Dalam, MIND ID Buka Lowongan Magang 3–6 Bulan
Selain itu, Lahm Kofta disajikan bersama saus hummus berbahan tahini, lemon, dan kacang cipi, lalu dipanggang menggunakan minyak rempah khas Arab yang menciptakan sensasi rasa berbeda.
Semua sajian yang ditampilkan berakar dari tradisi kuliner Timur Tengah, dengan penyesuaian pada roti pendamping agar lebih mudah diterima oleh lidah masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang.
Meski demikian, keautentikan rasa tetap dipertahankan sehingga pengalaman bersantap terasa otentik.
Baca Juga: Sejarah Baru di Tol Terpeka: Pesawat Tempur Mendarat, Kini Ruas Kembali Dibuka
“Melalui Ramadhan Kitchen Take Over ini, kami ingin menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang tidak hanya sekedar menikmati hidangan, tetapi juga menghadirkan perjalanan rasa yang autentik dan atmorfer khas Ramadhan.” ujar Andri Putrajaya, General Manager The Manohara Hotel Yogyakarta.
Lewat program ini, The Manohara Hotel Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi kuliner tematik yang selaras dengan momentum Ramadhan.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi kuliner dan bagian dari industri hospitalitas yang konsisten menghadirkan pengalaman berkesan bagi setiap tamu.
Baca Juga: Sambut Imlek 2026, Pos Indonesia Rilis Perangko Edisi Khusus Tahun Kuda
Untuk mendapatkan informasi terbaru, masyarakat dapat mengikuti akun media sosial resmi The Manohara Hotel Yogyakarta melalui Instagram @themanoharahotelyogyakarta. ***