Kabar BUMN – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, resmi menggandeng IPification untuk menghadirkan layanan Telin Mobile Network Verification (MNV).
Solusi ini merupakan sistem verifikasi identitas digital berbasis jaringan seluler yang memungkinkan proses autentikasi berjalan cepat dan aman tanpa perlu OTP atau aplikasi tambahan.
Teknologi ini memanfaatkan jaringan operator sebagai dasar kepercayaan digital, sehingga proses login atau verifikasi bisa dilakukan secara lebih praktis.
Baca Juga: Bank Mandiri Tebar Berkah Ramadan 1447 H di Medan, Gelar Buka Puasa, Santunan dan Khitanan Gratis
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Telin dalam memperkuat portofolio Telco API sekaligus menjawab kebutuhan industri terhadap sistem autentikasi yang lebih aman dan efisien.
Setelah lebih dulu diluncurkan secara komersial bersama Telkomsel di Indonesia, layanan Telin MNV kini sudah tersedia di lebih dari 40 jaringan seluler di berbagai negara.
Dengan mengombinasikan jangkauan global serta kemitraan operator yang dimiliki Telin dengan teknologi mobile identity dari IPification, solusi ini memungkinkan pelaku usaha melakukan autentikasi pengguna secara silent dan frictionless melalui satu kali persetujuan pengguna untuk memanfaatkan data jaringan.
Baca Juga: BNI Agen46 Tembus Pulau Lembeh, Permudah Akses Perbankan hingga Dorong Ekonomi Warga
SVP Messaging, Mobile Identity & Voice Telin John Tolton, menyampaikan bahwa inovasi ini dapat memperkaya kapabilitas autentikasi lintas jaringan.
“Kami antusias melengkapi portofolio Telco API Telin dengan dukungan standar TS.43, yang memungkinkan pelanggan Android yang terhubung ke Wi-Fi tetap dapat diautentikasi tanpa perlu mengaktifkan data seluler.
'Perkembangan ini penting bagi komunitas pengembang OTT dan operator seluler, karena memperkaya opsi autentikasi sambil mendukung pendapatan autentikasi SMS yang ada,” jelasnya.
Baca Juga: Bijak Mengatur Uang THR Lebaran, Simak Tipsnya Agar Lebih Bermanfaat dan Tak Habis Sia-sia
Di tengah pertumbuhan pesat layanan digital seperti keuangan, e-commerce, gaming, platform OTT, hingga layanan publik, metode autentikasi berbasis OTP SMS semakin menghadapi tantangan, mulai dari ancaman phishing, SIM swap, hingga bot attack.
Kondisi ini mendorong kebutuhan akan pendekatan baru yang lebih andal tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna.