Baca Juga: BSI Gandeng HokBen, Ajak 4.500 Anak Yatim Buka Puasa Bersama di Ramadan 1447 H
Pengelolaan siklus hidup arsip dilaksanakan secara tertib, terbukti sejak 2021 perusahaan telah memusnahkan 1.036.103 (satu juta tiga puluh enam ribu seratus tiga) arsip dengan masa retensi di bawah maupun di atas 10 tahun sesuai ketentuan kearsipan nasional.
Kegiatan ini juga melanjutkan kunjungan serupa yang sebelumnya dilakukan oleh Bank Kalsel pada awal 2026, mencerminkan konsistensi kualitas tata kelola arsip TASPEN.
Tidak hanya berfokus pada administrasi internal, pada 2022 TASPEN menyerahkan arsip statis bernilai guna permanen kepada ANRI sebagai kontribusi dalam menjaga memori kolektif bangsa.
Baca Juga: Melintas JTTS Saat Ramadan? Ini Rekomendasi Tempat Berbuka yang Bisa Disinggahi
Saat ini, transformasi tersebut berlanjut melalui roadmap penyelenggaraan kearsipan 2025–2029 untuk mewujudkan tata kelola arsip yang modern dan unggul.
Penguatan sistem arsip ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong birokrasi profesional, transparan, dan akuntabel sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Melalui integrasi sistem persuratan dan pengelolaan dokumen yang tertib, TASPEN mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang adaptif terhadap transformasi digital. ***