rilis-bumn

PTPN IV PalmCo Siapkan Program Pengentasan Stunting di Rokan Hulu, Mulai Maret 2026

Senin, 2 Maret 2026 | 12:00 WIB
PTPN IV Regional III siapkan program gizi pengentasan stunting untuk 29 anak di Kabupaten Rokan Hulu, dimulai awal Maret 2026. (Dok. PTPN IV Regional III)

Kabar BUMN - PTPN IV PalmCo melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III, tengah mematangkan skema pengentasan stunting dan gizi buruk di Desa Pagaran Tapah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada awal Maret 2026.

Saat ini, tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Regional III intens menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Puskesmas serta Pemerintah Desa Pagaran Tapah untuk memastikan intervensi yang diberikan tepat sasaran dan berbasis data lapangan.

Baca Juga: Anti Loyo! Ini Rekomendasi Menu Sahur yang Bikin Fokus Kerja Seharian

Kepala Desa Pagaran Tapah, Asmisar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran kembali PTPN IV di tengah masyarakat.

Ia menilai dukungan perusahaan sangat dibutuhkan dalam menghadapi persoalan stunting dan gizi buruk, terlebih desa tersebut terus berkembang dengan jumlah penduduk yang meningkat.

“Persoalan stunting ini membutuhkan dukungan seluruh pihak.

Baca Juga: Ramadhan 1447 Hijriah, BRI Insurance Memberikan Bantuan Pendidikan

"Tidak hanya pemerintah, tetapi juga uluran tangan dari perusahaan seperti PTPN IV yang peduli terhadap tumbuh kembang anak-anak kami,” kata dia.

Dalam pelaksanaannya, PTPN IV Regional III akan menyalurkan bahan pangan bergizi kepada 29 anak yang teridentifikasi membutuhkan pendampingan gizi.

Bantuan yang diberikan mencakup susu formula, telur sebagai sumber protein, biskuit organik, kacang hijau, serta beras kemasan 5 kilogram.

Baca Juga: Twindate 3.3 Hadir! DAMRI Tebar Diskon 20% untuk Mudik dan Balik Lebaran 2026

Seluruh bantuan tersebut akan didistribusikan secara bertahap selama tiga bulan, disertai pemantauan berkala bersama tenaga kesehatan setempat.

Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional III, Andiansyah Hamdani, menegaskan bahwa program ini dirancang dalam bentuk intervensi yang terukur dan berkelanjutan.

Halaman:

Tags

Terkini