Ia menambahkan, total hibah yang telah disalurkan melampaui Rp1,17 miliar. Dari sisi kinerja usaha, mitra UMiMAX mencatat total perputaran omzet lebih dari Rp1,15 miliar dengan akumulasi laba melampaui Rp416 juta, serta rata-rata margin laba mingguan sebesar 36,68 persen.
Pada bulan Ramadan, dukungan Pertamina juga memungkinkan para mitra membagikan lebih dari 15.000 gelas kopi dan matcha secara cuma-cuma kepada jamaah di Masjid Cut Meutia sebagai takjil berbuka.
Bagi para pelaku usaha, momen ini bukan sekadar aktivitas sosial, tetapi juga simbol perubahan. Dari kondisi terdesak secara ekonomi, kini usaha mereka menjadi medium untuk berbagi, tanpa mengurangi keberlangsungan roda bisnis yang tetap berjalan.
“Kami pernah di posisi butuh dibantu. Sekarang rasanya luar biasa bisa ikut berbagi,” kata salah satu mitra UMiMAX.
Baca Juga: Nyepi di Bali, ASDP Berlakukan Penghentian Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok
Komunitas UMiMAX Heroes menjadi bukti bahwa akses terhadap modal dan pendampingan mampu membuka peluang kedua bagi masyarakat rentan yang ingin bangkit.
UMiMAX ditegaskan sebagai ekosistem pemberdayaan ultra mikro yang berkelanjutan, bukan hanya bantuan finansial semata, melainkan upaya memulihkan kemandirian ekonomi sekaligus rasa percaya diri.
Setiap gerobak yang kembali beroperasi membawa cerita tentang keluarga yang kembali optimistis menatap hari esok. Dan di balik setiap cangkir kopi yang dibagikan saat senja Ramadan, tersimpan kisah solidaritas, perjuangan, serta keberkahan yang tumbuh bersama.
***