Komitmen Zero Fatality Diperkuat, Pertamina Drilling Tegaskan Budaya K3 sebagai Fondasi Bisnis

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 3 Maret 2026 | 11:30 WIB
Pertamina Drilling tegaskan komitmen Zero Fatality lewat penguatan budaya K3 terintegrasi dengan strategi bisnis dan keberlanjutan perusahaan. (Dok. Pertamina Drilling)
Pertamina Drilling tegaskan komitmen Zero Fatality lewat penguatan budaya K3 terintegrasi dengan strategi bisnis dan keberlanjutan perusahaan. (Dok. Pertamina Drilling)

Kabar BUMN PT Pertamina Drilling Services Indonesia atau Pertamina Drilling kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bertepatan dengan peringatan Bulan K3 Nasional yang berlangsung di Jakarta, Jumat (27/2).

Momentum ini dimanfaatkan perusahaan untuk menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap lini operasional.

Terlebih, industri pengeboran migas dikenal memiliki tingkat risiko kerja yang tinggi sehingga penguatan budaya K3 menjadi kebutuhan mendasar.

Baca Juga: Deretan Bandara Indonesia Ini Bikin Bangga, 10 Bandara InJourney Sabet 32 Penghargaan Internasional

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menyampaikan bahwa penerapan budaya K3 tidak hanya sebatas memenuhi aturan yang berlaku.

Menurutnya, keselamatan kerja harus menjadi bagian yang menyatu dengan strategi bisnis dan kinerja perusahaan secara keseluruhan.

“Bulan K3 Nasional menjadi momentum bagi kami untuk terus membangun dan memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan. K3 harus terintegrasi dengan strategi bisnis dan menjadi fondasi dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Avep dalam paparannya saat menjadi narasumber penutupan Bulan K3 di IDSurvey.

Baca Juga: Catat! Jadwal Resmi Libur Lebaran 2026 dan Nyepi: Potensi Libur Panjang Hampir Sepekan

Acara juga dibuka oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Arfiansyah Noor yang turut mengapresiasi komitmen dunia usaha dalam memperkuat budaya keselamatan kerja.

Ia menekankan bahwa pimpinan perusahaan memegang peranan penting dalam membentuk budaya K3 yang kokoh dan berkesinambungan.

Konsep safety leadership atau kepemimpinan yang memberi teladan dinilai sebagai faktor kunci dalam mendorong perubahan perilaku pekerja. Dengan kepemimpinan yang konsisten, kesadaran terhadap pentingnya keselamatan kerja dapat tumbuh lebih kuat di seluruh tingkatan organisasi.

Baca Juga: BRI Perkuat Program Gentengisasi, Siap Biayai UMKM dan Developer Lewat KUR Perumahan

Avep juga memaparkan bahwa perusahaan secara berkelanjutan memberikan pemahaman mengenai peran strategis para pimpinan dalam membangun budaya K3.

Selain itu, berbagai praktik terbaik atau best practice turut dibagikan sebagai referensi penerapan standar keselamatan di lingkungan kerja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini