Pameran ini akan menghadirkan enam UMKM yang bergerak di sektor makanan dan minuman serta fesyen busana muslim.
Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BUMN dan kementerian dalam mendukung ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan peluang penjualan selama momentum Ramadan.
Baca Juga: Situs Prasejarah di Indonesia dengan Lukisan Gua yang Umurnya Puluhan Ribu Tahun
"Melalui rangkaian pameran tersebut, Pertamina berharap UMKM binaan memperoleh manfaat nyata berupa peningkatan omzet, perluasan jejaring bisnis, serta peningkatan kapasitas dalam memenuhi standar pasar yang lebih luas.
"Program pemberdayaan UMKM ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Baron.
Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat langsung dari program tersebut adalah Kartini, pemilik UMKM Pempek Syamil asal Palembang yang mengikuti SMEXPO Ramadan di Grha Pertamina.
Baca Juga: Garuda Indonesia Resmikan Kantor Penjualan Baru di Gedung BUMN untuk Perkuat Layanan Masyarakat
Ia menilai kegiatan ini memberikan peluang besar untuk memperkenalkan produk khas daerah kepada pasar yang lebih luas.
“Keikutsertaan kami dalam SMEXPO Ramadan sangat membantu memperluas jangkauan pelanggan dan meningkatkan penjualan.
"Dukungan Pertamina tidak hanya membuka akses pasar, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri kami untuk terus berkembang dan bersaing,” ujar Kartini.
Dengan mengusung semangat Ramadan Berkah, Lokal Berdaya, Pertamina optimistis UMKM Indonesia dapat terus berkembang menjadi pilar penting perekonomian nasional, sekaligus membawa produk-produk lokal semakin dikenal hingga ke tingkat global.***