rilis-bumn

PHKT Libatkan Nelayan dan Pemangku Kepentingan dalam Kampanye Hulu Migas 2026

Selasa, 10 Maret 2026 | 11:00 WIB
Kegiatan kampanye melibatkan pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat pesisir.

Kabar BUMN – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU) menggelar Kampanye Keselamatan dan Keamanan Hulu Migas 2026 di Bontang, Kalimantan Timur, pada Kamis (5/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kelancaran operasi hulu migas sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Kampanye tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, otoritas pelabuhan, unsur maritim, hingga kelompok nelayan dan masyarakat pesisir di wilayah Bontang.

Baca Juga: Cek Kesiapan Mudik 2026, Komisaris Utama Pertamina Turun Langsung ke SPBU KM 57

Head of Communication, Relations & CID Zona 10 PHKT, Elis Fauziyah, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dan keamanan di sekitar Daerah Terbatas Terlarang (DTT) yang berada di area fasilitas operasi hulu migas.

Area tersebut merupakan bagian dari Objek Vital Nasional (Obvitnas) sehingga memiliki standar pengamanan khusus.

Melalui kampanye ini, PHKT juga mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, untuk memperhatikan batas wilayah operasi dan menjaga jarak aman dari fasilitas migas seperti pipa minyak dan gas saat melintas di sekitar area tersebut.

Baca Juga: Catat, Ini Syarat Promo Diskon 10 Persen Tiket Pulang–Pergi DAMRI yang Berlaku hingga 31 Maret 2026

”Kami menjelaskan pentingnya menjaga jarak aman dari fasilitas operasi seperti pipa minyak atau gas ketika nelayan melintasi area DTT sehingga dapat menjaga keselamatan dirinya, fasilitas operasi hulu migas, dan lingkungan,” imbuhnya.

Elis menegaskan bahwa sinergi yang kuat antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan operasi yang aman dan kondusif.

Lingkungan yang selamat dan terkendali akan mendukung keberlanjutan operasi hulu migas sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap ketahanan energi nasional.

Baca Juga: Ide Menu Sahur Simpel Berbahan Telur: Praktis, Bergizi, dan Mengenyangkan

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Ruang Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, M. Ali Aripe, menerangkan bahwa sosialisasi yang diinisiasi PHKT sangat dibutuhkan terutama untuk menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat sekitar yang juga memanfaatkan area pesisir.

”Pemerintah daerah, provinsi, dan PHKT perlu mensosialisasikan kegiatan ini agar berjalan aman, dan lancar, sekaligus mewujudkan ketahanan energi nasional yang menjadi prioritas dari pemerintah Indonesia,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini