Kabar BUMN - PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, memproyeksikan peningkatan tingkat hunian hotel hingga sekitar 10 persen selama periode libur Idulfitri dan Nyepi 2026.
Momen libur panjang ini dinilai menjadi pendorong penting bagi pergerakan wisatawan domestik sekaligus memberi dampak positif bagi industri pariwisata nasional.
Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, menjelaskan bahwa libur Lebaran dan Nyepi tahun ini membuka peluang besar bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata.
Baca Juga: BRI Kontributor Terbesar Penyaluran Kredit Program Perumahan Nasional
Dukungan ekosistem pariwisata InJourney, mulai dari bandara, hotel hingga destinasi, diharapkan mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan terintegrasi.
Kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga dinilai dapat membantu mengurai kepadatan arus mudik sekaligus memberi kesempatan masyarakat menikmati masa liburan lebih panjang.
Untuk menyambut lonjakan wisatawan tersebut, InJourney Hospitality telah menyiapkan berbagai program dan pengalaman wisata yang menonjolkan kekayaan budaya Indonesia, mulai dari warisan heritage hingga tradisi lokal yang autentik di berbagai destinasi.
Baca Juga: Safari Ramadan ke Rokan, Direksi Pertamina Drilling Cek Rig PDSI#54.2 dan Budaya Safety
Periode puncak okupansi diperkirakan terjadi pada 17–29 Maret 2026. Selama periode tersebut, tingkat hunian hotel yang dikelola InJourney Hospitality diproyeksikan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara wilayah, klaster Bali diprediksi mencatat tingkat hunian tertinggi sekitar 64 persen, diikuti klaster Jawa sekitar 53 persen dan klaster Sumatera sekitar 45 persen, sementara klaster Kalimantan dan Sulawesi juga menunjukkan tren peningkatan.
Berdasarkan kategori hotel, okupansi hotel bintang lima diperkirakan naik sekitar 5 persen dengan tingkat hunian tertinggi di Merusaka Nusa Dua, The Meru Sanur, dan Bali Beach Hotel – The Heritage Collection.
Baca Juga: Sejarah Panjang Bedug Pendowo di Masjid Agung Purworejo, Terbesar di Dunia, Hasil Sayembara
Sementara hotel bintang empat diproyeksikan meningkat hingga 14 persen, dengan performa kuat dari Truntum Kuta, Grand Inna Tunjungan, dan The Manohara Hotel Yogyakarta.
Adapun hotel bintang tiga diperkirakan naik sekitar 9 persen dengan tingkat hunian tinggi di Inna Sindhu Beach Hotel, Cordia Hotel Banjarmasin, dan Khas Tegal.