rilis-bumn

Awal Tahun 2026, PTPN IV Regional III Catatkan Kinerja Operasional yang Melampaui Target

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:30 WIB
PTPN IV Regional III mengawali 2026 dengan kinerja positif, produksi TBS, CPO, dan kernel melampaui target RKAP serta efisiensi operasional tetap terjaga. (Dok. PTPN)

Kabar BUMN - PTPN IV Regional III membuka tahun 2026 dengan catatan kinerja yang menggembirakan.

Pada periode awal tahun ini, realisasi produksi tercatat mampu melampaui target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Keberhasilan tersebut terlihat baik dari sisi pengelolaan kebun maupun proses pengolahan di pabrik.

Baca Juga: Safari Ramadan di Rig PDSI Indramayu, Pertamina Tebarkan Semangat Energi dan Kebersamaan

Informasi mengenai capaian tersebut disampaikan oleh Operation Head PTPN IV Regional III, Sori Ritonga, saat berlangsungnya rangkaian kunjungan kerja Operational Strategic Advisory (OSA) Holding Perkebunan Nusantara III (Persero).

Kegiatan ini dilaksanakan di Kebun serta Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Pagar yang berada di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Kunjungan kerja tersebut dihadiri oleh tim OSA Holding Perkebunan Nusantara III (Persero). Rombongan dipimpin oleh Amal Bakti Pulungan dan Ahmad Haslan Saragih, serta turut diikuti Business Support Head Regional III Achmedy Akbar bersama jajaran manajemen Distrik Timur.

Baca Juga: 3 Pet Hotel di Jakarta, Tempat Paling Nyaman untuk Menitipkan Hewan Kesayangan Saat Mudik

Dalam pemaparan yang disampaikan, Sori menjelaskan bahwa hingga awal tahun 2026 kinerja operasional Regional III menunjukkan tren yang cukup positif.

Salah satu indikatornya terlihat dari produksi tandan buah segar (TBS) kebun inti yang berhasil melampaui target RKAP pada periode berjalan.

Selama dua bulan pertama tahun 2026, realisasi produksi TBS tercatat mencapai sekitar 244 ribu ton. Angka tersebut setara dengan sekitar 105 persen dari target RKAP yang sebelumnya ditetapkan sebesar 230 ribu ton.

Baca Juga: Dirut BULOG Hadiri Buka Puasa TNI–Polri, Perkuat Kerja Sama Jaga Stabilitas Nasional

Pencapaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan kebun mampu menjaga stabilitas produksi. Hal ini menjadi cukup penting karena awal tahun biasanya menjadi masa transisi produksi pada tanaman kelapa sawit.

“Kinerja ini menjadi indikasi bahwa berbagai perbaikan tata kelola operasional yang kita lakukan mulai memberikan hasil yang positif. Baik dari sisi pemeliharaan tanaman, manajemen panen, hingga optimalisasi pengolahan di pabrik,” kata dia belum lama ini.

Selain di sektor kebun, kinerja pengolahan di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) juga menunjukkan performa yang cukup kuat. Hingga awal tahun ini, volume tandan buah segar yang berhasil diolah tercatat lebih dari 417 ribu ton sehingga melampaui target RKAP pada periode yang sama.

Halaman:

Tags

Terkini