Sementara itu, anggota tim OSA lainnya, Amal Bakti Pulungan, mengungkapkan rasa bangganya terhadap perkembangan kinerja Regional III. Menurutnya, capaian yang diraih saat ini menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Ia juga mengingat kembali kondisi produktivitas kebun pada masa lalu yang masih berada di kisaran 16 hingga 17 ton per hektare. Pada saat itu, peningkatan produktivitas dinilai cukup sulit untuk dicapai.
“Setelah saya meninggalkan PTPN V, saya merasa bangga melihat berbagai capaian yang diraih saat ini. Dulu produktivitas kalau tidak salah sekitar 16 sampai 17 ton, untuk mengangkatnya menjadi 20 ton saja sangat sulit,” ujarnya.
Menurut Amal, peningkatan produktivitas yang telah dicapai saat ini menjadi prestasi penting bagi perusahaan. Pencapaian tersebut dinilai sebagai hasil dari berbagai upaya perbaikan yang dilakukan secara konsisten.
Baca Juga: Rekomendasi Minuman Hangat untuk Buka Puasa, Ada yang Khas Jogja hingga Makassar
“Sekarang Alhamdulillah sudah di atas itu. Dulu juga banyak losses, sekarang semuanya menjadi perhatian serius. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan,” lanjutnya.
Meskipun demikian, Amal mengingatkan agar perusahaan tidak cepat merasa puas dengan capaian yang ada. Ia menilai masih terdapat peluang besar untuk meningkatkan kinerja perusahaan ke tingkat yang lebih tinggi.
“Tolong jaga, pertahankan, dan terus ditingkatkan. Ke depan target-target pasti akan lebih tajam dan lebih menantang, karena potensinya memang ada. Kita harus lebih baik dari tahun lalu,” katanya.
Baca Juga: BNI Bagikan Dividen Rp13,03 Triliun, RUPST 2025 Juga Setujui Buyback Saham hingga Rp905 Miliar
Ia juga mendorong manajemen Regional III untuk terus mencari ruang perbaikan atau room for improvement. Langkah ini dianggap penting agar performa perusahaan dapat terus berkembang secara optimal.
Setelah sesi pemaparan kinerja selesai, rombongan OSA kemudian melanjutkan agenda dengan melakukan kunjungan langsung ke lapangan. Mereka meninjau area kebun serta fasilitas PKS Sei Pagar untuk melihat implementasi operasional yang berjalan di unit kerja tersebut.
Kegiatan kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan strategis. Selain itu, langkah ini juga bertujuan memastikan berbagai inisiatif peningkatan produktivitas serta efisiensi operasional dapat dijalankan secara konsisten di lapangan. ***