rilis-bumn

Relokasi Pekerja dari Irak Berhasil Dilakukan, Pertamina Prioritaskan Keselamatan Perwira

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:30 WIB
Pertamina berhasil merelokasi 19 perwira dari Irak dan Dubai ke Indonesia di tengah eskalasi geopolitik Timur Tengah dengan prioritas utama keselamatan pekerja. (Dok. Pertamina)

Selain melakukan pemantauan intensif, PIREP secara paralel juga memperkuat komunikasi dan koordinasi strategis dengan KBRI Baghdad, KBRI Kuwait City, KBRI Riyadh, KBRI Abu Dhabi, serta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia guna memonitor perkembangan situasi dan mengantisipasi dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Dirut BULOG Hadiri Buka Puasa TNI–Polri, Perkuat Kerja Sama Jaga Stabilitas Nasional

Dalam proses evakuasi tersebut, para perwira menempuh perjalanan darat dari Basra menuju wilayah perbatasan Safwan sebelum memasuki Kuwait. Dari negara tersebut perjalanan berlanjut menuju kota Dammam di Arab Saudi sebagai titik transit berikutnya.

Setelah mencapai Dammam, seluruh personel melanjutkan perjalanan melalui jalur udara menuju Jeddah. Dari kota tersebut mereka kemudian diterbangkan ke Indonesia sebagai tujuan akhir evakuasi.

Sebagian personel berhasil tiba di Jakarta pada 10 Maret 2026. Sementara itu, rombongan lainnya menyusul dan tiba sehari kemudian pada 11 Maret 2026.

Baca Juga: Railink Gelar Aksi Sosial Ramadan, Salurkan Bantuan untuk Pesantren Tunarungu di Sleman

Respons cepat yang dilakukan tim Pertamina dalam proses evakuasi ini mendapat apresiasi dari diaspora Indonesia yang bekerja di perusahaan minyak lainnya.

Langkah tersebut dinilai menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam mengutamakan keselamatan para pekerjanya di tengah kondisi yang tidak menentu.

Selain memastikan seluruh perwira tiba dengan aman, PIEP juga menjalin komunikasi langsung dengan keluarga para pekerja selama proses evakuasi berlangsung.

Baca Juga: Anti Mual di Jalan! Simak 7 Tips Mengatasi Mabuk Perjalanan Saat Mudik Naik Bus

Perusahaan menyediakan saluran hotline yang dapat diakses selama 24 jam sehingga keluarga dapat memperoleh informasi terbaru serta dukungan yang dibutuhkan. ***

Halaman:

Tags

Terkini