Kabar BUMN - PT Jasa Marga mencatat peningkatan arus lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode awal arus mudik Lebaran 2026.
Dalam rentang H-10 hingga H-8 Hari Raya Idulfitri 1447 H, jumlah kendaraan yang keluar dari kawasan tersebut mengalami kenaikan dibandingkan kondisi normal.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa peningkatan lalu lintas terjadi pada periode Rabu hingga Jumat, 11–13 Maret 2026.
Baca Juga: Pakai Wastra Jawa Saat Berbuka Puasa? Pengalaman Unik Ini Bisa Dicoba di Candi Prambanan
Selama tiga hari tersebut, tercatat sebanyak 459.570 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek.
Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikampek Utama yang mengarah ke Trans Jawa, GT Kalihurip Utama menuju Bandung, GT Cikupa menuju Merak, serta GT Ciawi menuju Puncak.
Jumlah tersebut meningkat sebesar 4,8 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 438.342 kendaraan.
Baca Juga: Whoosh Siap Sambut Lebaran 2026 dengan 62 Perjalanan Per Hari
Jika dilihat dari distribusi arah perjalanan, arus kendaraan didominasi oleh pemudik yang bergerak ke arah timur.
Sebanyak 201.457 kendaraan atau 43,8 persen menuju Trans Jawa dan Bandung.
Sementara itu, 158.053 kendaraan atau 34,4 persen bergerak ke arah barat menuju Merak, dan 100.060 kendaraan atau 21,8 persen menuju wilayah selatan atau Puncak.
Arus ke Arah Timur Mendominasi
Untuk arah timur, arus kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama di Jalan Tol Jakarta–Cikampek tercatat sebanyak 108.140 kendaraan.
Jumlah ini meningkat 24,2 persen dibandingkan kondisi normal.