Kabar BUMN - PTPN IV PalmCo memberangkatkan sekitar 1.000 pemudik ke berbagai kota tujuan di Indonesia, mulai dari Kalimantan hingga Sumatera, melalui program Mudik Gratis BUMN 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan serentak oleh seluruh entitas di bawah naungan PTPN IV PalmCo di berbagai wilayah operasional.
Salah satu pemberangkatan dilaksanakan oleh di PTPN IV Regional III yang beroperasi di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau.
Baca Juga: Cek Langsung di Pelabuhan Ciwandan, Menhub Pastikan Operasional Mudik Berjalan Mulus
Sebanyak 520 pemudik diberangkatkan menggunakan 13 bus eksekutif dari halaman kantor Regional III di Pekanbaru, Selasa pagi (17/3/2026).
Para peserta mudik tersebut menuju sejumlah kota di Pulau Sumatera untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
Prosesi pelepasan turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, dan secara langsung dilepas oleh Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso.
Baca Juga: Perdana Offline, QT-PIE #9 Patra Drilling Contractor Kupas Peran IT sebagai Enabler
Dalam sambutannya, Bambang mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat menjelang hari raya sekaligus memperkuat kehadiran BUMN di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini PTPN IV PalmCo kembali ambil bagian dalam program Mudik Nyaman Bersama BUMN 2026. Sebanyak 13 unit bus kami berangkatkan untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,” kata Bambang.
Ia menjelaskan bahwa dari total 13 bus yang diberangkatkan, sebagian besar menuju Kota Medan, Sumatera Utara, yang memang menjadi destinasi favorit para pemudik setiap tahunnya.
Baca Juga: Resmi Mengaspal! Mudik Gratis BUMN 2026 Antar Pemudik ke Ratusan Kota
“Untuk tujuan Medan kita siapkan 10 bus dengan total 400 pemudik. Kemudian 1 bus menuju Kota Padang dengan 40 pemudik, serta2 bus menuju Padang Sidempuan dengan total 80 pemudik,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa awalnya perusahaan hanya merencanakan 10 unit bus, namun karena tingginya minat masyarakat, jumlah armada akhirnya ditambah menjadi 13 bus.