Kabar BUMN – Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di kawasan The Mandalika mencatat dampak ekonomi nasional mencapai Rp4,96 triliun.
Angka tersebut berasal dari studi yang disusun oleh Lembaga Teknologi Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (LETMI ITB).
Hasil ini menunjukkan bahwa ajang MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit bukan sekadar kompetisi olahraga kelas dunia, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.
Baca Juga: Catat! Sisa Long Weekend 2026 yang Cocok Buat Liburan Singkat
Ajang tersebut menarik 140.324 penonton dan mendorong tingkat okupansi hotel hingga 100% di kawasan Mandalika. Selain itu, tingkat hunian hotel tercatat rata-rata 93% di Pulau Lombok serta 90% di Kota Mataram.
Kegiatan ini juga melibatkan lebih dari 600 UMKM lokal dan menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja, dengan 67% di antaranya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka menyampaikan, “Pengembangan The Mandalika merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan ekosistem sport tourism di Indonesia yang mampu mengintegrasikan sektor olahraga, sektor pariwisata dan pengembangan ekonomi lokal, termasuk UMKM."
Baca Juga: Angkutan Lebaran 2026, KAI Services Sukses Menjaga Pelayanan
"Pelaksanaan event internasional yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit terbukti mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah."
"Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai bagian Injourney Group berkomitmen untuk menjadikan Kawasan The Mandalika, termasuk Pertamina Mandalika International Circuit beserta event yang digelar di dalamnya, menjadi bagian dari pengembangan destinasi sport tourism di Indonesia.”
“Berdasarkan studi dampak ekonomi yang disusun LETMI ITB, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 menghasilkan estimasi dampak ekonomi nasional mencakup peningkatan aktivitas pariwisata, perputaran ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta kontribusi terhadap penguatan national branding Indonesia di mata dunia."
Baca Juga: Ini Cara Menolak Ajakan Teman untuk Kumpul dan Bersosialisasi Selepas Jam Kantor
"Angka ini mencerminkan multiplier effect yang jauh melampaui biaya penyelenggaraan event,” kata dia.
Dengan berbagai manfaat tersebut, Perseroan terus menjalin koordinasi bersama para pemangku kepentingan.