Baca Juga: Experience Baru di Jogja: Yoga Berkain di Keraton Ratu Boko
Setiap lokasi pembangunan akan melalui uji kelayakan teknis, termasuk soil test, analisis kemiringan lahan, dan kajian akses jalan untuk mendukung mobilisasi logistik. Pembangunan fisik akan dilakukan oleh BUMN Karya sesuai ketentuan Perpres.
Infrastruktur ini akan diprioritaskan di sentra produksi pangan seperti Lampung, Jawa, dan Sulawesi Selatan, dengan fasilitas lengkap berupa dryer, RMU, SILO, serta sistem mekanisasi dan otomatisasi modern.
Sementara di wilayah kepulauan seperti Natuna, Rote, dan Tidore, pembangunan difokuskan pada gudang penyimpanan untuk menjaga stabilitas pasokan pangan, terutama saat kondisi cuaca ekstrem.
Baca Juga: Kesempatan Karier! PT MUM Buka Rekrutmen Staf SDM, Penempatan Jakarta Selatan
Melalui inisiatif ini, Perum BULOG menegaskan komitmennya memperkuat sistem logistik pangan nasional sekaligus memastikan ketersediaan pangan yang merata dan berkelanjutan dari Sabang hingga Merauke. ***