rilis-bumn

Antisipasi Lonjakan Paskah, ASDP Operasikan Hunimua–Waipirit Seharian Penuh

Kamis, 2 April 2026 | 19:00 WIB
Dengan dukungan armada dan koordinasi yang solid, ASDP memastikan penyeberangan Hunimua–Waipirit tetap berjalan lancar sepanjang libur Paskah.

Kabar BUMN – Di wilayah kepulauan, mobilitas menjadi penghubung utama kehidupan. Momentum Hari Raya Paskah turut meningkatkan pergerakan masyarakat.

Menyikapi hal itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberlakukan layanan penyeberangan 24 jam di lintasan Hunimua menuju Waipirit pada 3–5 April.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menjelaskan kebijakan ini mengacu pada keberhasilan pola serupa saat Angkutan Lebaran yang efektif mengurai kepadatan dan meratakan arus penumpang serta kendaraan.

Baca Juga: BULOG Fasilitasi Penyaluran Tebu Petani Blora ke Pabrik Gula, Dukung Kesejahteraan Petani

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam menjaga aksesibilitas dan kelancaran mobilitas di wilayah kepulauan, didukung kesiapan armada serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan agar layanan tetap aman dan lancar selama periode Paskah.

Sepanjang Januari–Maret 2026, lintasan Hunimua–Waipirit melayani 150.331 penumpang dan 124.078 kendaraan, didominasi roda dua sebanyak 85.893 unit dan roda empat 25.849 unit.

Capaian ini menunjukkan peran penting lintasan tersebut sekaligus tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan ASDP.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Resmi Berakhir, 3,38 Juta Kendaraan Padati Jabotabek

Operasional penyeberangan dilayani kapal seperti KMP Inelika, KMP Terubuk, KMP Sardinela, KMP Tanjung Kakao, dan KMP Rokatenda, dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.

Layanan 24 jam ini diharapkan menjaga kelancaran distribusi serta memberi fleksibilitas perjalanan bagi pengguna jasa.

KMP Terubuk

Beli Tiket Lebih Awal

Baca Juga: PT TIMAH Perkuat Edukasi Anti Narkoba untuk Anak melalui Program Ananda Bersinar

General Manager ASDP Cabang Ambon, Syamsuddin Tanassy, turut mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan pembelian tiket melalui kanal resmi Ferizy.

Langkah ini dinilai krusial untuk mengurangi potensi kepadatan di pelabuhan serta memastikan proses keberangkatan berlangsung tertib dan efisien.

Halaman:

Tags

Terkini