rilis-bumn

Dorong Transisi Energi, PHE Jalankan Strategi Seimbang Antara Produksi dan Keberlanjutan

Sabtu, 4 April 2026 | 06:30 WIB
PHE memperkuat ketahanan energi nasional melalui operasi hulu berkelanjutan, strategi dekarbonisasi, serta penguatan ESG menuju target Net Zero Emission. (Dok. PHE)

Langkah-langkah tersebut dijalankan melalui program operational excellence yang menitikberatkan pada efisiensi energi, peningkatan integritas aset, pemanfaatan energi rendah karbon, hingga pengembangan teknologi Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS).

Baca Juga: Berburu Sunset di Bali, Ini 7 Pantai dengan Pemandangan Matahari Terbenam Terbaik

Hingga 2024, PHE telah mengembangkan 11 proyek CCS/CCUS yang berada pada tahap studi teknis dan pilot project.

Selain fokus pada teknologi penangkapan karbon, PHE juga menjajaki peluang pengembangan bisnis rendah karbon lainnya. Beberapa inisiatif yang dikaji antara lain pengembangan blue hydrogen dan ammonia sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju ekonomi rendah karbon.

PHE juga terus meningkatkan kinerja Environmental, Social and Governance (ESG) sebagai bagian dari transformasi perusahaan.

Baca Juga: Ratusan Unit Tamansari Skylounge Makassar Tersewa, WIKA Realty: Tersedia Berbagai Skema Sewa

Upaya tersebut tercermin dari berbagai pengakuan yang diterima, termasuk penghargaan Indonesia Corporate Sustainability Award serta penilaian ESG yang menunjukkan eksposur risiko karbon yang relatif rendah dibandingkan perusahaan sejenis.

Ke depan, PHE akan mempertahankan strategi yang menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan keberlanjutan melalui percepatan dekarbonisasi, penguatan kinerja ESG, serta pengelolaan aset migas mature agar produksi tetap resilien.

"PHE berkomitmen menjalankan strategi yang seimbang antara pertumbuhan, ketahanan energi, dan keberlanjutan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan pemangku kepentingan," ujar Benny. ***

 

Halaman:

Tags

Terkini