rilis-bumn

Pertamina Drilling Pamer Kapabilitas Kelas Dunia di OTC Asia 2026

Minggu, 5 April 2026 | 06:00 WIB
Bukan sekadar tampil, tapi memberi solusi. Pertamina Drilling menunjukkan strategi terintegrasi untuk efisiensi dan peningkatan produksi di OTC Asia 2026.

Tak hanya layanan rig, Pertamina Drilling juga menyediakan Non-Rig Services untuk mendukung kelancaran operasional pengeboran secara menyeluruh.

Baca Juga: ANTAM Cetak Kinerja Terbaik Sepanjang Sejarah di 2025

Di sisi pengembangan SDM, perusahaan memiliki Indonesia Drilling Training Center (IDTC), fasilitas pelatihan berstandar internasional yang dilengkapi simulator, rig nyata, serta peralatan lengkap guna meningkatkan kompetensi keselamatan, operasional, hingga sertifikasi di sektor pengeboran migas.

IDTC menawarkan berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri, sekaligus memperkuat aspek keselamatan dan profesionalisme tenaga kerja.

Lebih lanjut, Pertamina Drilling juga memperkenalkan konsep Integrated Project Management (IPM), yakni layanan terintegrasi yang menggabungkan berbagai keahlian, proses, serta teknologi untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi operasi.

Baca Juga: Pendaftaran Peserta Magang Bank Mandiri Dibuka, Daftar Hanya Melalui Link Berikut

IPM mencakup layanan rig, associated drilling, serta berbagai layanan pendukung lainnya dalam satu kesatuan sistem.

Selain itu, perusahaan turut mengembangkan Integrated Drilling Engineering Supervisory and Services (IDESS) sebagai solusi engineering dan supervisi yang terintegrasi.

Salah satu inovasi unggulan yang ditampilkan adalah teknologi Extended Reach Reservoir Access (ERRA).

Baca Juga: WIKA Beton Wakili Indonesia di Thailand Rail 2026, Pamerkan Keahlian Infrastruktur Perkeretaapian Modern

Metode ini merupakan teknik pemboran terarah yang dikendalikan untuk meningkatkan perolehan minyak pada tahap Improved Oil Recovery (IOR) dan Enhanced Oil Recovery (EOR).

ERRA bekerja dengan membuat saluran horizontal pendek sepanjang 45 hingga 80 kaki menuju reservoir dengan arah yang terkontrol dan terverifikasi melalui survei.

Teknologi ini juga memungkinkan re-entry untuk berbagai metode stimulasi seperti acid stimulation, pemasangan slotted liner, logging, hingga penggunaan tracer.

Baca Juga: Pos Indonesia dan Garuda Indonesia Perkuat Sinergi Logistik Haji 2026, Dorong Produk Nasional Tembus Pasar Global

Keunggulan lainnya, ERRA dapat dioperasikan menggunakan peralatan yang lebih ringan seperti workover unit, hoist, atau snubbing unit, tanpa memerlukan rig besar.

Halaman:

Tags

Terkini