Kabar BUMN - Kinerja positif berhasil dicatat KAI Bandara sepanjang Triwulan I (Januari–Maret) 2026.
Perusahaan ini membukukan total volume penumpang sebanyak 1,7 juta orang, meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 1,6 juta penumpang, atau tumbuh sebesar 8,47 persen secara tahunan (year-on-year).
Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat serta semakin tingginya kepercayaan pengguna terhadap layanan kereta api bandara yang dinilai andal, tepat waktu, dan nyaman.
Di wilayah Yogyakarta, layanan KA Bandara mencatatkan total 697 ribu penumpang, naik 12,11 persen dibandingkan Triwulan I 2025 yang mencapai 621 ribu penumpang.
Secara rinci, layanan YIA PSO mengalami lonjakan signifikan sebesar 20,16 persen, dari 390 ribu menjadi 469 ribu penumpang.
Sementara itu, layanan YIA Xpress melayani sebanyak 227 ribu penumpang.
Baca Juga: DAMRI Layani 144 Ribu Penumpang Selama Lebaran 2026, Bandara Soetta Jadi Tujuan Utama
Sementara di wilayah Sumatera Utara, total penumpang mencapai 1,1 juta orang, meningkat 6,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 900 ribu penumpang.
Layanan KA Srilelawangsa dengan relasi Medan–Bandara Kualanamu mencatat pertumbuhan 7,75 persen menjadi 406 ribu penumpang.
Adapun relasi Medan–Binjai–Kualabingai mengalami kenaikan 5,26 persen menjadi 651 ribu penumpang.
Baca Juga: Goa Tersembunyi di Tuban Ini Disebut Mirip Jurassic Park, Berani Coba?
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas aksesibilitas transportasi publik berbasis rel.
“Kinerja positif pada Triwulan I 2026 ini menjadi bukti bahwa layanan KA Bandara semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung perjalanan yang efisien dan terintegrasi.